Tak Gentar, China Jawab Ancaman AS yang Minta Iran Dikucilkan dari Hubungan Bisnis
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

China menegaskan kerja sama dengan Iran berada dalam kerangka internasional sehingga tidak boleh diganggu oleh AS. Menteri Luar Negeri China, Lin Jian, menyatakan pemerintah akan melindungi hak dan kepentingan China dengan tegas. Amerika Serikat meluncurkan kampanye 'Operation Economic Outcast' yang menargetkan lima sektor Iran: aset digital, teknologi, emas, penerbangan, dan pelayaran. Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, memperingatkan negara termasuk China akan menghadapi sanksi sekunder jika tetap berbisnis dengan Iran. China menentang sanksi sekpihak AS yang tidak berdasar hukum internasional atau otorisasi PBB. Lin Jian menyatakan sanksi hanya akan memicu ketegangan dan gangguan tatanan ekonomi global. China menekankan pentingnya deeskalasi dan kembali ke dialog serta negosiasi sesegera mungkin.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 25 Agustus 2026 pukul 17.27
China Tegaskan Kerja Samanya dengan Iran Patuhi Hukum Internasional
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 22.19
Tiongkok tak Gentar dengan Ancaman AS
Warta Ekonomi · 25 Agustus 2026 pukul 19.44
Iran dan China Kompak Lawan Tekanan Ekonomi AS, Sebut Strategi Lama yang Didaur Ulang
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 19.07
Kemlu China Respons AS: Kerja Sama China dan Iran Tak Boleh Diganggu
Berita terkait
AS Ancam Bakal Sanksi China jika Berbisnis dengan Iran
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 13.05
Amerika Serikat Peringatkan China soal Sanksi Jika Tetap Berbisnis dengan Iran
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 12.00
AS Ancam Sanksi China Jika Nekat Berbisnis dengan Iran
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 19.31
Iran Sebut Negara Mitra Tak Terpengaruh Ancaman AS Putus Hubungan
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 08.16