Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Rute Pelayaran Selat Hormuz Disepakati Iran-Oman, masih Tergantung AS

Iran dan Oman telah mencapai kesepakatan mengenai peta rute pelayaran di Selat Hormuz setelah negosiasi teknis selama tiga bulan. Kesepakatan ini dinilai krusial untuk memastikan keamanan navigasi di salah satu jalur maritim paling strategis di dunia. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan bahwa pembicaraan menunjukkan kemajuan signifikan, meskipun ada hambatan dari Amerika Serikat (AS).

Namun, normalisasi penuh aktivitas pelayaran komersial masih bergantung pada pemenuhan kondisi politik dan militer. Iran menuntut AS menghentikan aktivitas ilegal, ancaman militer, dan blokade angkatan laut, serta memberikan kompensasi atas pelanggaran komitmen. Meskipun peta rute telah disepakati, detail administratif seperti pernyataan bersama masih perlu dirampungkan. Kesepakatan ini bersifat bilateral dan independen, dengan Iran dan Oman berkomitmen menjaga keamanan pelayaran sambil menjunjung kedaulatan masing-masing.

Pembukaan jalur strategis tersebut pada akhirnya ditentukan oleh kepatuhan AS terhadap kewajiban internasional yang disepakati. Negosiasi teknis ini merupakan tindak lanjut dari kerangka kerja yang melibatkan nota kesepahaman antara Iran dan AS, di mana Teheran dan Muscat diberi mandat menyusun struktur navigasi baru.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait