Kejagung geledah rumah Febrie Adriansyah di Kebayoran Baru
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kejaksaan Agung menggeledah rumah mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Febrie Adriansyah di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat, 31 Juli 2026. Penggeledahan berlangsung dari pukul 18.30 hingga 21.30 WIB dan bertujuan mengumpulkan barang bukti terkait kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU). Penyidik menyita dokumen-dokumen penting selama operasi ini. Kasus ini dipicu oleh surat perintah penyidikan (sprindik) baru bernomor Print-03/F.2/Fd.2/07/2026, diterbitkan pada 20 Juli 2026 setelah Kejagung menerima barang bukti berupa emas 74 kilogram dan uang valuta asing senilai ratusan miliar dari Polri. Kejagung juga mengusut kasus terkait lainnya, termasuk korupsi di PT KNI, PLTU batu bara, dan PT Asabri, melalui sprindik terpisah. Sebelumnya, Kejagung telah menetapkan dua tersangka dalam kasus TPPU ini, yaitu Febrie Adriansyah dan Nurman Herin. Proses penyidikan berlanjut secara profesional dan transparan sesuai hukum.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 1 Agustus 2026 pukul 14.32
Kejagung Geledah Rumah Febrie Adriansyah di Kebayoran Baru, Sita Dokumen TPPU
JPNN.com · 1 Agustus 2026 pukul 14.02
Geledah Rumah Febrie Adriansyah, Kejagung Temukan Bukti Baru TPPU
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 10.08
7 Perusahaan Pakai Jasa Don Ritto Tangani Kasus di Kejagung
Liputan6.com · 31 Juli 2026 pukul 00.16
Kejagung Beberkan 7 Perusahaan Diperiksa Terkait TPPU Febrie Adriansyah
Berita terkait
Kejagung Geledah Rumah Nurman Herin di Bandung, Dokumen Penting Kasus Febrie Adriansyah Disita
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 08.18
Dulu Tangani Kasus Besar, Kini Jadi Tersangka, Febrie: Kita Digergaji
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 14.00
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Presiden Dapat Masukan yang Salah!
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 13.55
Kuasa Hukum Febrie Siap Kooperatif dalam Kasus Korupsi dan TPPU
CNN Indonesia · 9 September 2026 pukul 01.00