Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Keluarga Resmi Laporkan Kasus Kematian Sutrimo ke Polisi

Keluarga Sutrimo resmi melaporkan kematiannya ke Polresta Banyumas. Laporan terdaftar dengan nomor STTLP/79/VIII/2026/SPKT/POLRESTA BANYUMAS/POLDA JAWA TENGAH. Pengacara keluarga, Aan Rohaeni, menyatakan pada Minggu (9/8/2026) bahwa keluarga hanya meminta kepastian hukum terkait penyebab kematian, apakah wajar atau tidak. Awalnya keluarga menerima kematian Sutrimo, tetapi belakangan muncul informasi simpang siur yang mengganggu keluarga dan masyarakat Desa Wlahar, Kabupaten Banyumas. Karena itu, keluarga meminta kepastian dan lingkungan sekitar tidak terus terganggu oleh kabar yang beredar. Laporan itu merupakan tindak lanjut dari keinginan keluarga untuk memperoleh kejelasan.

Sutrimo ditemukan meninggal di depan Klinik Mordent, Jakarta Selatan, pada Kamis (23/7). Polda Metro Jaya telah mengumpulkan bahan keterangan dan mengklarifikasi pihak keluarga, pengemudi ambulans, petugas rumah sakit, serta pihak lain yang mengetahui peristiwa tersebut. Polisi juga memeriksa rekam medis korban, riwayat pemesanan ambulans, dan lokasi awal penemuan. Informasi yang beredar menyebut korban ditemukan dengan mulut berbusa dan disebut-sebut sebagai kepala rumah tangga mantan Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait sosok korban.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait