Koalisi Desak MA dan KY Periksa Hakim yang Ringankan Vonis Penyiram Andrie Yunus
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamasan menolak putusan banding Pengadilan Militer Tinggi II yang memangkas masa hukuman dan membatalkan pemecatan dua prajurit TNI pelaku penyerangan air keras terhadap Andrie Yunus. Ardi Manto menyatakan putusan tersebut melukai rasa keadilan dan tidak sebanding dengan penderitaan korban. Koalisi mendesak Mahkamah Agung dan Komisi Yudisial memeriksa proses hukum secara transparan, merevisi UU Peradilan Militer agar hanya untuk kasus militer, serta Mahkamah Konstitusi mempercepat pengujian UU. Korban Andrie Yunus meminta perlindungan, pemulihan medis, dan reparasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 4 September 2026 pukul 22.32
7 Catatan Kubu Andrie Yunus Usai 2 TNI Dihukum Ringan dan Tak Dipecat
CNN Indonesia · 4 September 2026 pukul 19.34
TAUD Kritik Putusan Banding Prajurit Penyiram Keras ke Andrie Yunus
Berita terkait
Koalisi Sipil Kecam Putusan Banding yang Ringankan Vonis Prajurit TNI Penyiram Andrie Yunus
Media Indonesia · 5 September 2026 pukul 15.45
2 Prajurit TNI Penyiram Air Keras tak Jadi Dipecat, TAUD Sebut Putusan Janggal
Media Indonesia · 5 September 2026 pukul 09.00
Penyiram Air Keras terhadap Andrie Yunus Batal Dipecat, Menteri Pigai Bereaksi
JPNN.com · 5 September 2026 pukul 16.31
Menteri HAM Natalius Pigai Minta Kasasi Vonis Penyiram Air Keras Andrie Yunus
Media Indonesia · 5 September 2026 pukul 16.00