KPK Geledah Kantor Summarecon Terkait Kasus Mafia Tanah di KemenATR/BPN
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KPK melanjutkan penyidikan kasus mafia tanah di Kementerian ATR/BPN dengan melakukan penggeledahan di PT Summarecon Agung Tbk Jakarta Timur pada Jumat (18/9). Penggeledahan dilakukan untuk mencari alat bukti dan petunjuk terkait dugaan korupsi, termasuk gratifikasi dalam pengurusan Hak Guna Bangunan. Pada 14 September 2023, KPK sempat menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan ATR/BPN, mengamankan 19 orang dan menetapkan 8 tersangka. Dari hasil OTT, ditemukan suap dan gratifikasi sebesar Rp 106,3 miliar. Tersangka utama meliputi pejabat ATR/BPN dan perwakilan Summarecon. Penggeledahan kantor Summarecon dilakukan setelah geledah tiga ruang dirjen di Kementerian ATR/BPN pada 17 September 2023.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 18 September 2026 pukul 13.42
Nusron Wahid Respons Kasus Suap di Kementerian ATR/BPN
CNN Indonesia · 18 September 2026 pukul 12.07
KPK Geledah kantor Summarecon Jaktim Terkait Kasus Suap HGB
Detik.com · 18 September 2026 pukul 11.54
KPK Geledah Kantor Summarecon
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 18.54
KPK Kelar Geledah Kementerian ATR/BPN, Bawa 3 Koper
Berita terkait
KPK Bongkar Kasus Mafia Tanah di BPN, Temukan Bukti Uang Rp 106 M
kumparan · 15 September 2026 pukul 21.16
Hari Ini Penyidik KPK Menggeledah Beberapa Ruangan di Kementerian ATR/BPN
JPNN.com · 17 September 2026 pukul 13.45
Sebelum OTT ATR/BPN, KPK Sebut Ada Dugaan Aliran Rp 300 Juta dari Summarecon
JawaPos · 17 September 2026 pukul 11.00
Bukan Cuma Summarecon Agung, Suap di ATR/BPN Diduga Melibatkan Banyak Pihak
JPNN.com · 17 September 2026 pukul 02.50