KPK Hadirkan Dito Ariotedjo Saksi Korupsi Haji: Keterangannya Penting
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menghadirkan Ario Bimo Nandito Ariotedjo, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, sebagai saksi dalam persidangan kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan tahun 2023-2024 di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. Pengundangan ini disampaikan berdasarkan penetapan Ketua Majelis Hakim, dengan tujuan memberikan fakta lebih lengkap dalam proses pembuktian. Dito Ariotedjo, yang juga dikenal sebagai menantu pemilik Maktour Group, Fuad Hasan Masyhur, telah menyatakan akan memenuhi panggilan sebagai saksi.
Dalam sidang yang dilanjutkan, pengadilan juga akan memeriksa tiga saksi lain yang belum selesai memberikan keterangan, yaitu Ridwan Kurniawan (mantan honorer Kementerian Agama), Nila Aditya Devi (staf asrama haji Bekasi), dan Abdul Muhyi (analis kebijakan Kementerian Agama). Tiga saksi baru juga dijadwalkan diperiksa untuk mendukung pemeriksaan empat terdakwa: Yaqut Cholil Qoumas (mantan Menteri Agama), Ishfah Abidal Azis (Gus Alex), Ismail Adham (direktur operasional Maktour), dan Asrul Azis Taba (ketua umum Asosiasi Kesthuri).
Berdasarkan laporan BPK RI, dugaan korupsi kuota haji ini diduga menyebabkan kerugian negara sebesar Rp622.090.207.166,41 (Rp622 miliar) dan melibatkan 313 Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK). KPK juga telah memeriksa Fuad Hasan Masyhur sebagai saksi tiga kali, namun statusnya masih sebagai saksi dan bukan tersangka.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 8 September 2026 pukul 18.35
Saksi Ungkap Daftar Penerima Fee Percepatan Haji, Nomor 1 Tertulis 'Gus Men'
JawaPos · 8 September 2026 pukul 17.16
Jaksa KPK Tampilkan Foto Pertemuan Bos Maktour Fuad Hasan dengan Yaqut Bahas Kuota Haji Tambahan
Detik.com · 8 September 2026 pukul 16.47
Jaksa Tanya Eks Anak Buah Yaqut soal Siapa Atur 'Plotting' Kuota Haji Tambahan
Detik.com · 8 September 2026 pukul 12.17
Di Sidang Yaqut, Eks Staf Kemenag Sebut Ada Fee Percepatan Haji
Berita terkait
Saksi Sebut Yaqut Marah soal Pansus Haji, Tanya Anak Buah Menyeleweng
Liputan6.com · 4 September 2026 pukul 08.05
Eks Direktur Kemenag Balikin USD 5.000 ke KPK Terkait Kasus Haji Era Yaqut
Detik.com · 3 September 2026 pukul 16.29
Terungkap di Persidangan, Penetapan Kuota Haji Tambahan 2024 Diduga Tanggal Mundur
Media Indonesia · 3 September 2026 pukul 14.41
KPK Telusuri Aliran Uang Rp7.101.200.000 dari Fakta Persidangan Korupsi Haji
Media Indonesia · 2 September 2026 pukul 20.13