KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet di Kasus Bea Cukai, Ini yang Ditelusuri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KPK memeriksa Dudi Iskandar, General Manager PT Tri Harmoni Jaya selaku pengelola Wisma Atlet Pademangan, Jakarta Utara, pada Jumat (7/8) lalu di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan. Pemeriksaan tersebut terkait kasus korupsi importasi di Ditjen Bea Cukai Kemenkeu. Jubir KPK Budi Prasetyo menyatakan pada Kamis (13/8/2026) bahwa penyidik mendalami penyewaan dan penggunaan sejumlah unit Wisma Atlet yang diduga berkaitan dengan penyidikan perkara tersebut. Menurut Budi, keterangan dari saksi dan pihak lain sangat dibutuhkan penyidik untuk membantu proses penyidikan agar perkara menjadi terang benderang.
Pengembangan kasus oleh KPK telah menghasilkan dua surat perintah penyidikan (sprindik) baru. Salah satu sprindik menetapkan Gatot Heroe, Kepala Pengawasan dan Pelayanan Ditjen Bea Cukai Wilayah Kediri, sebagai tersangka baru. Penetapan tersangka ini awalnya disampaikan oleh John Field usai diperiksa dan kemudian dibenarkan oleh Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein pada Rabu (22/7). Sementara itu, sprindik kedua belum menetapkan pihak mana pun sebagai tersangka. KPK terus menggali temuan guna mengungkap aliran dan pihak terlibat dalam korupsi Bea Cukai ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 10.04
KPK Ingatkan Jangan Ada Upaya Intimidasi ke Saksi Kasus Bea Cukai
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 12.43
KPK Dalami Dugaan Unit Wisma Atlet terkait Kasus Bea Cukai-Blue Ray
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 05.55
KPK Usut Penyewaan Unit Wisma Atlet dalam Kasus Bea Cukai
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 15.25
KPK Periksa Dua Saksi Kasus Dugaan Korupsi di Bea Cukai
Berita terkait
KPK Panggil Kabiro SDM Kemenkeu Terkait Pengembangan Kasus Bea Cukai
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 16.09
KPK Periksa Pendiri IAW dan Pegawai Bea Cukai Hari Ini
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 14.49
Belum Terkuak Siapa Pemilik 1,3 Kg Emas di Kasus Suap Pajak
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 07.46
KPK Ungkap Ada Dugaan Intimidasi ke Saksi Kasus Blueray-Bea Cukai
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 12.33