KPK Periksa Perdana Fahd Arafiq dan Eks Bupati Kebumen
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9354022/original/039756400_1789991911-IMG_20260921_172226_3.jpg)
KPK menetapkan Fahd Arafiq (Politikus Golkar) dan Arif Sugiyanto (mantan Bupati Kebumen) sebagai tersangka kasus suap pembukaan blokir HGB Summarecon di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Mereka menjalani pemeriksaan perdana di Gedung Merah Putih sejak pagi hingga menjelang Maghrib pada Senin (21/9/2026). Pemeriksaan dilakukan untuk memperkuat konstruksi perkara dan mengonfirmasi barang bukti pasca-penggeledahan. Kasus merupakan buntut Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada 14 September 2026 yang menetapkan delapan tersangka, termasuk Dirjen PPTR Kementerian ATR/BPN Lampri, Kepala Kantah Kabupaten Bogor I Sontang Coin Manurung, serta Dirut Summarecon Adrianto Pitojo Adi. Kedua tersangka diduga bertindak sebagai orang kepercayaan pejabat dalam menyalurkan dana suap pengurusan lahan di Bogor.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 21 September 2026 pukul 22.21
Geledah Kantor Summarecon Bogor, KPK Sita Dokumen Kasus Suap HGB
Detik.com · 21 September 2026 pukul 19.21
KPK Bawa Koper dan Tas Usai Geledah Kantor Summarecon Bogor
JPNN.com · 21 September 2026 pukul 15.39
KPK Usut Kasus Suap Pengurusan HGB, Nusron: Kami Menghormati Proses Hukum
Detik.com · 21 September 2026 pukul 15.18
Kondisi Terkini Kantor Summarecon Bogor yang Digeledah KPK
Berita terkait
Geledah Kantor Summarecon, KPK Sita Dokumen soal Kasus Suap HGB
Detik.com · 18 September 2026 pukul 19.12
Geledah Kantor Summarecon Jaktim, KPK Sita Dokumen dan Bukti Elektronik
CNN Indonesia · 18 September 2026 pukul 19.00
Nusron Klaim Tak Tahu Duduk Perkara Kasus Suap HGB Summarecon
CNN Indonesia · 18 September 2026 pukul 14.39
Setelah Kementerian ATR/BPN, KPK Geledah Kantor Summarecon
Liputan6.com · 18 September 2026 pukul 13.24