KPK Temukan Bukti Dugaan Aliran Dana Suap Saat Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KPK menggeledah rumah Dirjen ATR/BPN, Lampri, di Bekasi dan menemukan bukti elektronik berupa chat terkait aliran dana suap pembukaan blokir hak guna bangunan (HGB) Summarecon di Bogor. Selain itu, penyidik juga menggeledah kantor Summarecon Agung Tbk dan tiga ruang Dirjen di Kementerian ATR/BPN untuk mengamankan dokumen SHGB serta bukti keuangan.
Kasus ini melibatkan delapan tersangka, termasuk pejabat ATR/BPN dan pihak swasta. KPK juga mendalami dugaan jual beli jabatan di internal kementerian terkait rotasi dan promosi. Dalam perkara ini, KPK menyita uang sebesar Rp 106,3 miliar, yang tercatat sebagai jumlah terbesar dalam sejarah OTT KPK.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 17 September 2026 pukul 16.03
Kantor ATR/BPN berjalan normal di tengah penggeledahan KPK
ANTARA News · 17 September 2026 pukul 13.06
KPK geledah beberapa ruangan di Kementerian ATR/BPN
JawaPos · 19 September 2026 pukul 09.15
Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN, KPK Amankan Bukti Aliran Suap Summarecon
kumparan · 19 September 2026 pukul 08.53
Saat KPK Maraton Geledah Kantor Summarecon-Rumah Dirjen PPTR BPN
Berita terkait
KPK Pernah Wanti-wanti Potensi Korupsi di ATR/BPN Sebelum OTT HGB Summarecon
Detik.com · 16 September 2026 pukul 18.27
8 Orang Tersangka HGB Summarecon, KPK Soroti Layanan Publik ATR/BPN Tertutup
Detik.com · 16 September 2026 pukul 18.12
Sebelum Suap Rp1,5 Miliar, KPK Deteksi Pemberian Rp300 Juta dari Summarecon ke ATR/BPN pada Maret 2026
SINDOnews · 16 September 2026 pukul 17.03
KPK Dalami Keuntungan Summarecon dari Kasus Suap Kementerian ATR/BPN
Liputan6.com · 16 September 2026 pukul 10.15