Legislator Sesalkan Bupati Pemalang Kena OTT: Sampai Kapan Ini Terjadi?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, tertangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Anggota DPR dari Partai Golkar, Ahmad Irawan, menyesalkan kejadian ini dan menekankan bahwa peristiwa tersebut harus menjadi peringatan bagi seluruh kader Golkar agar tidak terjerat masalah serupa. Irawan juga meminta KPK menjamin hak-hak para pihak terkait sesuai KUHAP.
KPK mengamankan barang bukti berupa uang tunai lebih dari Rp 2 miliar dalam OTT ini. Para pihak yang diamankan, termasuk istri bupati, masih berstatus terperiksa dengan batas waktu 24 jam bagi KPK untuk menetapkan status hukum. Kasus spesifik yang menjerat Bupati Anom belum dirinci oleh KPK.
Irawan menilai korupsi sebagai masalah sistemik yang memerlukan pendekatan menyeluruh. Ia mendesak evaluasi dan perbaikan akar penyalahgunaan kekuasaan pejabat daerah untuk mencegah kasus OTT terus berulang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 31 Juli 2026 pukul 05.23
KPK Benahi Sistem Internal usai Pegawai Diduga Peras Bupati Pemalang
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 15.10
Kasus Bupati Pemalang, Seorang Polisi Ditetapkan Tersangka
SINDOnews · 30 Juli 2026 pukul 14.19
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Peras Bawahan dan Swasta Rp1,98 Miliar
CNN Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 13.13
Bupati Pemalang Kumpulkan Uang Dugaan Pemerasan Buat Urus Kasus di KPK
Berita terkait
KPK Geledah 15 Lokasi di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Sita CCTV Hotel
Detik.com · 9 Agustus 2026 pukul 19.27
Kasus Pemalang, KPK sita dokumen usai geledah 15 lokasi di 4 wilayah
ANTARA News · 9 Agustus 2026 pukul 15.38
Sarmuji Tegaskan Bupati Pemalang yang Dicokok KPK Bukan Kader Golkar
CNN Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 23.58
KPK Tetapkan Bupati Pemalang Tersangka, Diduga Peras Bawahan hingga Rp 1,9 M
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 12.49