Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Malaysia Selidiki Lolosnya Kopilot Kurir 26 Kg Ekstasi dari KLIA ke RI

Otoritas Malaysia membuka penyelidikan menyeluruh terkait lolosnya seorang kopilot asal Malaysia berinisial MSO yang diduga menyelundupkan 26 kilogram ekstasi dari Kuala Lumpur ke Indonesia. Penyelidikan melibatkan Kepolisian Diraja Malaysia (PDRM), Kementerian Perhubungan Malaysia (MOT), Badan Pengawasan dan Perlindungan Perbatasan Malaysia (AKPS), serta Malaysia Aviation Group (MAG). Polisi kini mendalami bagaimana MSO bisa lolos dari pemeriksaan keamanan di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) meski membawa koper berisi narkotika.

Direktur Jenderal AKPS Mohd Shuhaily Mohd Zain mengatakan seluruh kru penerbangan di Malaysia tetap menjalani pemeriksaan ketat di bandara, tetapi setiap pelaku kejahatan memiliki modus tersendiri untuk menghindari pengawasan. Pemerintah Malaysia menegaskan tidak akan memberi toleransi jika ditemukan keterlibatan oknum petugas yang membantu MSO. Di sisi lain, MAG menyatakan akan mengevaluasi dan memperketat prosedur pemeriksaan terhadap seluruh kru pesawat untuk mencegah kejadian serupa.

Sebelumnya, petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan penyelundupan 70.144 butir ekstasi dengan berat sekitar 26 kilogram yang diduga dilakukan MSO. Dalam aksinya, MSO memanfaatkan jalur khusus kru pesawat yang berbeda dari jalur pemeriksaan penumpang reguler. Kasus ini menjadi sorotan publik Malaysia, yang mempertanyakan efektivitas pemeriksaan kru pesawat di KLIA, apalagi MSO diduga berada di bawah pengaruh narkotika saat melakukan penerbangan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait