Iran Bakal Tutup Selat Hormuz Jika AS Melanjutkan Perang Ekonomi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sekretaris Dewan Keamantan Iran Mohsen Rezaei menyatakan bahwa Iran akan menutup Selat Hormuz dan memblokir ekspor minyak jika AS terus meneruskan perang ekonomi. Menurutnya, tidak satu tetes minyak pun akan diekspor melalui Selat Hormuz atau Teluk Persia jika tekanan AS berlanjut. Rezaei juga mengancam untuk memperlakukan negara yang mendukung sanksi AS sebagai pihak yang terlibat dalam perang. Pernyataan ini datang setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan operasi ekonomi baru melawan Iran yang bertujuan untuk mengisolasi Iran secara internasional. Trump meminta sekutu-sekutu AS untuk bergabung dalam langkah ini. Ketegangan antara kedua negara telah meningkat sejak 28 Februari setelah serangan militer yang dilakukan AS dan Israel di beberapa lokasi di Iran. Pada Maret, serangan tersebut dilakukan terhadap ladang gas South Pars dan kawasan industri Assaluyeh, yang kemudian ditanggapi dengan serangan balasan dari Iran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 18.45
Iran Hadapi Tekanan AS, Pezeshkian Klaim Rakyat Tetap Solid
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 10.23
Iran Ancam Tahan dan Sita Kapal yang Langgar Aturan di Selat Hormuz
SINDOnews · 24 Agustus 2026 pukul 07.05
Iran Temukan 7,50 Triliun Kaki Kubik Gas Alam di Tengah Perang Melawan AS
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 06.45
Iran Tepis Ancaman Sanksi Baru AS Sebagai Keputusasaan
Berita terkait
Harga Minyak Hari Ini Melambung Setelah Selat Hormuz Belum Bakal Dibuka
Liputan6.com · 12 Agustus 2026 pukul 08.26
Iran Sindir Keras AS: Koar-koar Ancam Eskalasi tapi Tuntut Negosiasi
Detik.com · 2 Agustus 2026 pukul 12.50
Iran Ancam Negara yang Bergabung dengan Aliansi Perang Ekonomi Pimpinan AS
SINDOnews · 23 Agustus 2026 pukul 19.05
Perang Ekonomi AS Memanas, Iran Ancam Negara yang Ikut Campur
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 17.41