Mendorong Industri Asuransi Perkuat Underwriting Berbasis Data Hadapi Kompleksitas Risiko Kesehatan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Industri asuransi Indonesia memperkuat fungsi underwriting berbasis data untuk menghadapi kompleksitas risiko kesehatan. PERUJI menggelar Indonesia Underwriting Summit (IUS) 2026 pada 9-10 September 2026 di Trans Luxury Hotel, Surabaya dengan tema 'Integrated Underwriting Journey – Data, Discipline, Decision'. Underwriter masa kini tidak hanya menjadi risk selector tetapi juga strategic business partner yang menjaga keseimbangan pertumbuhan bisnis, kualitas portofolio, dan keberlanjutan profitabilitas. Teknologi dan data membantu mempercepat proses sekaligus mengurangi pekerjaan repetitif, namun keputusan akhir tetap berada pada manusia. Berdasarkan data OJK per Juli 2026, total aset sektor PPDP mencapai Rp2.964,56 triliun dengan RBC Asuransi Jiwa 455,23% dan RBC Asuransi Umum 322,01%. Target aset asuransi terhadap PDB diproyeksikan mencapai 20% pada 2045 dibandingkan 9,1% pada 2025.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 22.00
LPS Sebut Tak Semua Asuransi Langsung Masuk Cakupan Aktif Penjaminan Polis
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 17.00
LPS Tegaskan Semua Perusahaan Asuransi Wajib Ikut Program Penjaminan Polis
ANTARA News · 10 September 2026 pukul 15.47
Ketua DK LPS: Semua perusahaan asuransi ikut dalam kepersertaan PPP
CNN Indonesia · 10 September 2026 pukul 15.30
LPS Beber Syarat Asuransi Bisa Ikut Penjaminan Polis
Berita terkait
Cuan Perusahaan Asuransi dari Investasi Tembus Rp10,39 Triliun hingga Juli 2026
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 14.00
OJK Lihat Proyek PLTS 100 GWp Bisa Jadi Mesin Bisnis Baru Asuransi
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 13.00
OJK: Modal inti "unit link" untuk pastikan perusahaan punya kapasitas
ANTARA News · 8 September 2026 pukul 14.38
OJK: Program PLTS 100 GW Bisa Jadi Peluang Baru untuk Bisnis Asuransi
kumparan · 8 September 2026 pukul 14.07