Pakar Militer Ini Sebut Arab Saudi dan Turki Tak Bisa Andalkan Aliansi Tradisional Pimpinan AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Direktur The Killowen Group sekaligus pensiunan perwira senior angkatan laut AS, Harlan Ullman, menyatakan bahwa pakta pertahanan baru antara Arab Saudi, Turki, dan Pakistan merupakan dampak dari melemahnya aliansi tradisional yang dipimpin AS pada masa jabatan kedua Trump.
Ullman menilai pemerintahan Trump telah memberikan sinyal bahwa sekutu harus mengurus diri sendiri. Ia menambahkan bahwa sekutu-sekutu AS kini mencari alternatif lain, terutama karena sikap Trump yang berubah-ubah dan impulsif terkait konflik dengan Iran, sehingga menimbulkan keraguan terhadap konsistensi Amerika. Menurut Ullman, landasan aliansi AS di Timur Tengah, Teluk Persia, NATO, dan Asia telah terguncang.
Kesepakatan pertahanan tripartit antara Arab Saudi, Turki, dan Pakistan disebut dapat saling melengkapi kekurangan masing-masing pihak, menjadikannya alternatif nyata bagi negara-negara tersebut di tengah semakin rapuhnya jaringan aliansi tradisional AS.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 09.42
Kurangi Upaya Negosiasi, Trump Pilih Tunggu Iran Bangkrut
Detik.com · 9 Agustus 2026 pukul 21.05
Soal Pakta Pertahanan Saudi Cs di Kala Tegangnya Timteng
Detik.com · 8 Agustus 2026 pukul 08.26
Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 20.03
Serangan Houthi ke Arab Saudi Bikin Situasi Timteng Makin Ngeri
Berita terkait
Trump Telpon Pangeran MBS sebelum Batalkan Serangan ke Iran
CNBC Indonesia · 2 Agustus 2026 pukul 18.45
Negara-negara Arab Marah dan Pertanyakan Jaminan Keamanan AS
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 16.29
Klaim Kuasai Selat Hormuz, Trump Dinilai 'Babak Belur' Perang Lawan Iran
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 07.34
Sempat Serang Irak, Menhan Arab Saudi Kini Sebut 'Tetangga Tercinta'
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 02.12