Modus 'Klik' Persetujuan Rektor: KPK Bongkar 3 Klaster Korupsi di Unsoed
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9330175/original/081006700_1787329532-WhatsApp_Image_2026-08-21_at_23.24.10.jpeg)
KPK mengungkap tiga klaster korupsi di Unsoed melibatkan Rektor Ahmad Sodiq, Wakil Rektor Norman Arie Prayoga, serta jaringan perantara. Modusnya memaksa calon mahasiswa membayar 'mahar' di luar UKT dan IPI. Klaster I: Wakil Rektor NAP menerima Rp650 juta dari orang tua, lalu uang dikembalikan via proyek pembangunan gedung fiktif. Klaster II: Rektor ASO memerintahkan keponakan Mulyono mengumpulkan gratifikasi Rp680 juta, disamarkan sebagai pembelian tanah. Klaster III: Kepala Bagian Akademik Eko Sumanto mengumpulkan Rp1,12 miliar lewat pengepul, dengan persetujuan 'klik' Rektor menggunakan akses ID pribadinya. Kasus ini menggugat praktik jual beli bangku kuliah di jalur mandiri Unsoed.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 23.52
KPK Beber Barbuk Uang Tunai Ratusan Juta Saat OTT Rektor Unsoed dkk
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 23.45
Warek Unsoed Peras Ortu Maba Kedokteran Rp 650 Juta, tapi Tak Diluluskan
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 23.21
KPK Jerat Rektor Unsoed Akhmad Sodiq & Warek 3 Tersangka Pemerasan Seleksi Maba
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 23.19
Rektor Unsoed Akhmad Sodiq dan Warek Jadi Tersangka Usai OTT KPK
Berita terkait
KPK Tetapkan Rektor dan Warek Unsoed Tersangka Suap Penerimaan Maba
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 23.17
KPK Tetapkan Rektor dan Warek Unsoed Tersangka Pemerasan Penerimaan Maba
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 23.17
Rektor Ditangkap KPK, Unsoed Pastikan Kegiatan Akademik Berjalan Normal
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 21.08
MTI: OTT Rektor Unsoed Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Pembiayaan Perguruan Tinggi
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 19.47