OTT di Unsoed, KPK Diminta Bongkar Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KPK melakukan Operasi Tangkap Tangap (OTT) terhadap sejumlah pimpinan Universitas Soedirman (Unsoed), termasuk rektor dan wakil rektor, terkait dugaan korupsi dalam penerimaan mahasiswa jalur mandiri Fakultas Kedokteran. Herdiansyah Hamzah dari Pusat Studi Anti Korupsi Universitas Mulawarman meminta KPK tidak hanya menyelidiki pimpinan kampus, tetapi juga mengidentifikasi pihak swasta yang diduga memberikan uang serta calon mahasiswa atau keluarganya yang terlibat dalam transaksi suap tersebut. Menurutnya, dugaan suap penerimaan mahasiswa jalur mandiri bukan fenomena baru dan pernah terjadi di beberapa perguruan tinggi negeri lain. Herdiansyah menekankan bahwa penyelidikan harus meluas ke luar struktur kampus untuk menemukan pihak yang menerima dan memberikan uang, karena dalam sistem hukum pidana korupsi Indonesia, baik penerima maupun pemberi suap dikenakan sanksi yang sama. Kasus serupa pernah melibatkan mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas, anggota DPR Anwar Sadad, dan pejabat lain terkait dugaan suap dan korupsi dana negara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 11.54
Komisi X DPR Prihatin Rektor Unsoed Kena OTT KPK Dugaan Suap Penerimaan Maba
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 11.25
Unsoed Buka Suara Usai Rektor Kena OTT KPK
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 11.20
Tumben KPK Grebek Kampus, Rektor Unsoed Kena OTT
JPNN.com · 21 Agustus 2026 pukul 10.45
KPK Tangkap Tangan Rektor UNSOED dan 13 Orang Lainnya
Berita terkait
KPK Segel Ruang Rektorat Unsoed Pasca-OTT Pejabat Kampus
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 14.59
KPK Segel Ruang Rektor dan Wakil Rektor Unsoed Pasca-OTT
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 14.33
KPK Sita Uang Ratusan Juta Rupiah dari OTT Rektorat Unsoed
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 09.52
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Terkait OTT Rektor Unsoed Akmad Sodiq
JawaPos · 21 Agustus 2026 pukul 09.30