Penjelasan BPS soal Angka Kemiskinan Indonesia Jauh Lebih Kecil dari Versi Bank Dunia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Terdapat perbedaan signifikan antara angka kemiskinan Indonesia versi BPS dan Bank Dunia. BPS mencatat tingkat kemiskinan nasional sebesar 8,07 persen per Maret 2026, sementara Bank Dunia memperkirakan angka jauh lebih tinggi, yakni 64,1 persen, berdasarkan standar garis kemiskinan USD 8,30 (sekitar Rp 51.087) per orang per hari untuk negara berpenghasilan menengah atas.
BPS menjelaskan bahwa meski keduanya menggunakan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas), metode pengukurannya berbeda. BPS menggunakan standar biaya hidup lokal yang menghitung pengeluaran minimum untuk pangan dan kebutuhan pokok di wilayah perkotaan serta perdesaan setiap provinsi, dengan pembaruan data dua kali setahun untuk menyesuaikan perubahan harga.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 13.30
Beda Data Kemiskinan Bank Dunia dan BPS, Mana yang Lebih Tepat?
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 08.25
BPS Ungkap Alasan Data Kemiskinan RI Versi Bank Dunia Melonjak 64%
ANTARA News · 10 September 2026 pukul 21.32
BPS dan Bank Dunia menjelaskan perbedaan angka kemiskinan RI
kumparan · 11 September 2026 pukul 11.31
BPS Jelaskan Beda Angka Kemiskinan dengan Laporan Bank Dunia
Berita terkait
Angka Kemiskinan Indonesia Jauh Lebih Kecil dari Versi Bank Dunia, Ini Penjelasan BPS
JawaPos · 11 September 2026 pukul 13.00
Mengapa Tingkat Kemiskinan versi BPS dan Bank Dunia Begitu Jomplang? Ini Jawabannya!
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 20.42
Perbedaan Garis Kemiskinan Versi BPS dan Bank Dunia, Ini Penjelasan Lengkapnya
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 20.41
Data Kemiskinan RI Versi BPS dan Bank Dunia Berbeda, Kok Bisa?
Detik.com · 10 September 2026 pukul 20.36