Penjelasan KPK Soal OTT Pejabat Pemkab Bogor, Lengkap!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah adanya operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan bahwa informasi yang beredar di masyarakat terkait penangkapan di wilayah tersebut tidak benar. Pernyataan ini disampaikan Budi di Jakarta pada Kamis, 20 Agustus 2026.
Meskipun membantah adanya OTT, Budi membenarkan bahwa KPK sedang melakukan permintaan keterangan terhadap sejumlah pihak. Langkah ini dilakukan untuk menindaklanjuti laporan pengaduan masyarakat yang diterima oleh lembaga antirasuah tersebut.
Budi tidak memberikan detail lebih lanjut mengenai pihak yang dimintai keterangan, substansi laporan pengaduan, lokasi pemeriksaan, atau perkara yang menjadi dasar permintaan keterangan tersebut. Ia menyatakan bahwa informasi lebih detail akan disampaikan kepada publik secara transparan pada waktunya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 21 Agustus 2026 pukul 12.03
Sempat Bantah Ada OTT di Kabupaten Bogor, KPK Akui Amankan Uang Rp 1,5 Miliar
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 11.55
Bantah OTT di Kabupaten Bogor Tapi KPK Bawa Duit Rp1,5 Miliar
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 22.19
KPK Bantah Gelar OTT di Bogor
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 18.40
KPK Disebut Amankan Uang Sekitar Rp1,5 M dari OTT di Kabupaten Bogor
Berita terkait
Praktisi Hukum Soroti Perbedaan Langkah KPK dalam Perkara Upah Pungut dan OTT BPN Kabupaten Bogor
JPNN.com · 20 September 2026 pukul 16.00
KPK Sita Barang Bukti Senilai Rp106,3 Miliar dalam OTT Suap ATR/BPN Bogor
JPNN.com · 16 September 2026 pukul 14.00
Sitaan Rp 106 M di Kasus Suap HGB Terbesar Sepanjang Sejarah OTT KPK
Detik.com · 16 September 2026 pukul 12.12
KPK OTT Fahd A Rafiq, BAPERA: Hormati Proses Hukum dan Junjung Asas Praduga Tak Bersalah
SINDOnews · 16 September 2026 pukul 07.08