Penyidikan Kasus Kematian Febrio Adiono Berlanjut, Ini Agenda Terdekatnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Polda Metro Jaya akan memeriksa Febrio Adiono, pegawai Kejaksaan Agung, sebagai saksi dalam penyidikan kasus kematian Sutrimo yang diduga tidak wajar di depan klinik di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Kombes Pol Budi Hermanto menyatakan bahwa pemeriksaan terhadap sejumlah pihak dilakukan secara bertahap untuk mengumpulkan informasi terkait perkara tersebut, namun belum menjelaskan secara rinci mengenai keterkaitan Febrio dengan kasus ini atau jadwal pemeriksaannya. Selain itu, penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik (Labfor) yang diharapkan akan segera tersedia dan akan disampaikan oleh dokter Labfor bersama tim dokter forensik kolegial dan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Tim kuasa hukum keluarga Sutrimo telah mendatangi penyidik untuk meminta perkembangan penanganan perkara melalui Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) dan juga menyampaikan permohonan terkait barang-barang pribadi yang berkaitan dengan Sutrimo. Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah memeriksa 27 orang saksi untuk mengungkap penyebab kematian Sutrimo.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 2 September 2026 pukul 19.10
Polda Metro akan periksa Febrio Adiono terkait kasus kematian Sutrimo
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 18.06
Polda Metro Bantah Simpan Handphone Milik Sutrimo
kumparan · 2 September 2026 pukul 15.18
Polisi: Perusakan CCTV Saat Ricuh 27 Agustus Diduga untuk Hambat Penyidikan
VOI · 1 September 2026 pukul 09.25
Dari 322 Orang Ditangkap, Polisi Tetapkan 49 Tersangka Demo 27 Agustus
Berita terkait
Kematian Sutrimo Masih Misterius, Keluarga Ungkap Kejanggalan HP Hilang dan Saksi Kunci
SINDOnews · 31 Agustus 2026 pukul 15.23
Sambangi Polda Metro Jaya, Kuasa Hukum Keluarga Sutrimo Minta SP2HP dan Pertanyakan Hasil Ekshumasi
JawaPos · 31 Agustus 2026 pukul 14.45
Polisi Periksa 27 Saksi di Kasus Sutrimo, Termasuk Pemandi Jenazah
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 16.35
Ekshumasi Sutrimo, Tim Dokter Tak Temukan Luka Benda Tajam-Tumpul
CNN Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 17.31