Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di Banda Aceh Berakhir Ricuh

Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, pada Sabtu (15/8) berakhir ricuh. Acara diikuti gabungan anak syuhada dan sejumlah elemen masyarakat. Mereka mengikuti zikir dan doa bersama untuk memperingati 21 tahun perdamaian Aceh. Situasi masih damai hingga orasi kegiatan selesai dibawakan.

Kericuhan bermula ketika sejumlah massa berupaya mengibarkan bendera bulan bintang di salah satu tiang di kompleks masjid. Aksi itu dilarang aparat TNI yang berjaga. Aparat kemudian melepaskan beberapa kali tembakan peringatan ke udara. Massa tiarap, lalu situasi memanas. Massa mengejar aparat dan melempari mereka dengan batu bata serta benda lain. Pelemparan berlangsung dari halaman masjid hingga ke sekitar Gedung DPRK Banda Aceh dan Simpang Kodim.

Polisi berupaya membubarkan massa. Imbauan lewat mobil pengeras suara tidak diindahkan. Polisi sempat menyemprotkan air, lalu menggunakan gas air mata hingga massa berhamburan meninggalkan kawasan masjid. Sejumlah kendaraan di sekitar lokasi terkena lemparan batu. Sejumlah warga dilaporkan mengalami luka-luka. Hingga kini belum ada keterangan resmi terkait jumlah korban luka maupun kerusakan.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait