Ricuh Hari Damai Aceh, Anggota TNI-Polri Sempat Dikejar dan Diusir Massa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9325060/original/091596000_1786800140-Screenshot_2026-08-15_201728.jpg)
Kericuhan terjadi saat peringatan Hari Damai Aceh di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh pada 15 Agustus 2026. Pemicu utamanya adalah sengketa mengenai penggunaan bendera Bulan Bintang. Massa dari berbagai daerah telah berkumpul sejak dua hari sebelumnya, namun sebagian diperiksa aparat gabungan TNI-Polri dalam perjalanan terkait atribut bendera tersebut.
Di lokasi kejadian, ketegangan meningkat ketika sebagian massa hendak mengibarkan bendera Bulan Bintang, yang kemudian dihalau oleh TNI. Hal ini memicu bentrokan fisik, termasuk letusan senjata ke udara, pelemparan batu, dan aksi saling kejar antara massa dengan aparat keamanan. Beberapa personel TNI dan Polri sempat diusir oleh warga dari sekitar masjid. Kericuhan berlangsung hingga sore hari di beberapa titik.
Hingga saat ini, jumlah korban luka masih simpang siur dan sulit diverifikasi. Mabes TNI menyayangkan kejadian tersebut dan mengimbau seluruh pihak menjaga ketertiban serta menghormati simbol negara guna mempertahankan suasana damai di Aceh.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 16.27
Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di Banda Aceh Berakhir Ricuh
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 17.30
KSP Dudung Buka Suara soal Insiden Ricuh di Aceh
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 17.30
Aceh Minta Kepastian: Bendera Bulan Bintang Sebenarnya Boleh Dinaikkan Atau Tidak?
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 13.27
Dudung soal Ricuh di Aceh: Hanya Oknum, Rakyat Aceh itu NKRI
Berita terkait
Hari Damai Aceh Ricuh, Kapolri Pastikan Situasi Terkendali
Liputan6.com · 17 Agustus 2026 pukul 19.04
Kericuhan Seusai Pengibaran Bendera Bulan Bintang saat Hari Damai Aceh DIusut Polisi
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 02.02
KSP Sebut Ada Pihak Manfaatkan Hari Damai Aceh
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 22.20
KSAD Sebut Tak Ada Penambahan Pasukan di Aceh Usai Ricuh
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 12.17