Peringatan Rhenald Kasali Soal Pemblokiran Rekening Bank Mandiri, Risiko Kehilangan Kepercayaan Publik dan Dampak Streisand Effect
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Prof. Rhenald Kasali, guru besar FEB UI, memperingatkan Bank Mandiri dan aparat hukum tentang risiko pemblokiran rekening nasabah tanpa pertimbangan matang. Ia menyatakan tindakan gegabah dapat menghancurkan kepercayaan publik, sekaligus memperkenalkan konsep 'second line of defense' sebagai mitigasi risiko. Rekening Supriyono blokir pada 21 Agustus 2026 setelah mendampingi aksi di Pati, menyimpan Rp80,9 juta untuk kebutuhan peserta aksi. Pemblokiran menyebabkan kesulitan akses dana operasional dan gangguan pada akun media sosial. Rhenald menekankan pentingnya verifikasi keabsahan sasaran dan dampak jangka panjang untuk menghindari Streisand Effect, yaitu fenomena di mana upaya menyembunyikan sesuatu justru memicu perhatian publik yang lebih besar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 26 Agustus 2026 pukul 11.47
Rekening Mas Botok AMPB Diblokir, Rhenald Kasali Ingatkan Krisis Kanada hingga Hongkong
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 07.18
Pemblokiran Rekening Harus Tetap Jaga Praduga Tak Bersalah
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 20.25
OJK Jelaskan Aturan di Balik Pemblokiran Sementara Rekening Warga Pati
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 16.22
DPR Minta Publik Tunggu Klarifikasi Resmi Terkait Pemblokiran Rekening
Berita terkait
Pemblokiran Rekening Supriyono Dinilai Ancam Kepercayaan Publik terhadap Perbankan
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 15.42
Guntur Romli: Boleh Tak Setuju Aksi AMPB, tapi Jangan Menghalalkan Segala Cara
Warta Ekonomi · 25 Agustus 2026 pukul 07.37
Andre Rosiade Bela Bank Mandiri soal Rekening Aktivis Pati Rp80,9 Juta, Tapi Ada yang Belum Terjawab
Warta Ekonomi · 25 Agustus 2026 pukul 06.32
Mengurai Polemik Pemblokiran Rekening Donasi Demo Pati
Liputan6.com · 25 Agustus 2026 pukul 06.00