Polri Desak Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah soal Penyitaan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Polri melalui Tim Hukum menyerahkan petitum dalam praperadilan terhadap mantan Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah yang meminta penyitaan dugaan korupsi dan TPPU tidak sah. Dalam responsnya, Polri meminta hakim tunggal menolak permohonan praperadilan Febrie sekaligus menyatakan bahwa surat penetapan tersangka, penggeledahan, dan penyitaan terhadapnya sah secara hukum. Febrie sebelumnya menunda praperadilan dengan mengajukan permohonan untuk membatalkan penyitaan dan penetapan tersangka yang menurutnya tidak sesuai hukum.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 18.02
Polri Tegaskan Penggeledahan dan Penyitaan di Kasus Febrie Sesuai Aturan
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 17.16
Kubu Febrie Soroti Urutan Surat Penyitaan Rumah Sentul, Nomornya Disebut Lebih Dulu dari Surat Penyidikan
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 15.08
Kubu Febrie Sebut Surat Penyitaan Keluar Lebih Dulu dari Penyidikan
JawaPos · 19 Agustus 2026 pukul 14.45
Kubu Febrie Adriansyah Nilai Jawaban Polri Perkuat Permohonan Praperadilan
Berita terkait
Sidang Praperadilan, Ahli Polri Sebut Penyitaan di Kasus Febrie Adriansyah Sah
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 19.01
Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak, Mabes Polri Sebut Tindakan Penyidik Sesuai Hukum
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 22.40
Praperadilan Jilid I Febrie Adriansyah Ditolak, Status Tersangka-Penyitaan Sah
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 19.45
Nasib Praperadilan Febrie Adriansyah Ditentukan Pekan Ini
Liputan6.com · 24 Agustus 2026 pukul 23.20