Polri Desak Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah soal Penyitaan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Polri melalui Tim Hukum menyerahkan petitum dalam praperadilan terhadap mantan Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah yang meminta penyitaan dugaan korupsi dan TPPU tidak sah. Dalam responsnya, Polri meminta hakim tunggal menolak permohonan praperadilan Febrie sekaligus menyatakan bahwa surat penetapan tersangka, penggeledahan, dan penyitaan terhadapnya sah secara hukum. Febrie sebelumnya menunda praperadilan dengan mengajukan permohonan untuk membatalkan penyitaan dan penetapan tersangka yang menurutnya tidak sesuai hukum.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 17.16
Kubu Febrie Soroti Urutan Surat Penyitaan Rumah Sentul, Nomornya Disebut Lebih Dulu dari Surat Penyidikan
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 15.08
Kubu Febrie Sebut Surat Penyitaan Keluar Lebih Dulu dari Penyidikan
JawaPos · 19 Agustus 2026 pukul 14.45
Kubu Febrie Adriansyah Nilai Jawaban Polri Perkuat Permohonan Praperadilan
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 13.20
Polri Minta Praperadilan Febrie Ditolak, Sudah Kantongi Lebih dari 2 Alat Bukti
Berita terkait
Polri: Pencekalan Febrie Adriansyah Demi Kepentingan Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 15.57
Polisi Minta Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah
JawaPos · 19 Agustus 2026 pukul 12.46
Polri Jawab Praperadilan Febrie, Jelaskan Alasan Limpahkan Perkara ke Kejagung
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 12.30
Jawab Praperadilan Febrie, Polri Tegaskan Kantongi Lebih dari 2 Alat Bukti
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 10.39