Kubu Febrie Soroti Urutan Surat Penyitaan Rumah Sentul, Nomornya Disebut Lebih Dulu dari Surat Penyidikan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tim hukum mantan Jaksa Agung Muda Jampidsus Febrie Adriansyah menyoroti ketidaksesuaian urutan surat dalam proses penyidikan terkait penyitaan Rumah Sentul. Kuasa hukum Febri Diansyah menyampaikan hal ini usai sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, dengan nomor perkara 134/Pid.Pra/2026/PN JKT SEL. Surat penyitaan Rumah Sentul disebut memiliki nomor 2931, lebih awal dari nomor surat penyidikan 2932. Tim hukum juga mempertanyakan tidak adanya surat perintah pengadilan sebagai dasar penyitaan, sesuai ketentuan KUHAP. Selain itu, mereka mempermasalahkan penggunaan dokumen elektronik dan screen capture yang belum melalui proses digital forensik dan autentikasi yang memadai.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 16.45
Polri Desak Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah soal Penyitaan
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 15.57
Polri: Pencekalan Febrie Adriansyah Demi Kepentingan Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 13.20
Polri Minta Praperadilan Febrie Ditolak, Sudah Kantongi Lebih dari 2 Alat Bukti
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 12.30
Polri Jawab Praperadilan Febrie, Jelaskan Alasan Limpahkan Perkara ke Kejagung
Berita terkait
Tim Febrie Adriansyah Heran Surat Penyitaan Rumah Sentul Terbit Sebelum Surat Penyidikan
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 17.07
Jawab Praperadilan Febrie, Polri Tegaskan Kantongi Lebih dari 2 Alat Bukti
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 10.39
Kuasa Hukum Febrie Tegaskan yang Diminta Kembali Foto Keluarga bukan Emas 74 Kg
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 18.49
Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Klaim Jawaban Polri dan Kejagung Perkuat Praperadilan
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 18.40