Presiden Trump Minta Iran Hentikan Eksekusi Pengunjuk Rasa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengutarakan kemarahan atas peningkatan eksekusi di Iran terhadap orang yang diduga terlibat protes massal. Trump menyalahkan pemerintah Iran yang tidak membayar gaji tentara sambil membunuh pengunjuk rasa dengan tingkat baru. Ia meminta eksekusi tersebut dihentikan segera. Pemicunya dimulai setelah perang AS-Israel pecah pada Februari, yang berawal dari protes melawan kenaikan harga di Desember. Iran melaporkan lebih dari 3.000 kematian, namun mengaitkannya dengan aksi teroris dari AS dan Israel. Kamarnas luar negeri mencatat korban lebih tinggi dan menyebut kepolisian menembak demonstran. Lebih dari 30 negara menandatangani surat protes, namun AS tidak ikut. Tiga orang lagi dieksekusi atas tuduhan terkait protes.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 08.18
Harga Minyak Hari Ini Turun 3% Imbas AS Pilih Terapkan Sanksi Ekonomi ke Iran
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 22.19
Tiongkok tak Gentar dengan Ancaman AS
SINDOnews · 25 Agustus 2026 pukul 17.27
China Tegaskan Kerja Samanya dengan Iran Patuhi Hukum Internasional
JPNN.com · 25 Agustus 2026 pukul 17.24
Iran Sangat Mengharapkan Amerika Serikat Penuhi MoU demi Selesaikan Konflik
Berita terkait
Donald Trump Sesumbar Lagi, Tuduh Iran Sedang "Runtuh Total"
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 23.00
Iran Eksekusi Pria yang Dituduh Membantu AS dan Israel dalam Protes Anti-Pemerintah
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 14.45
Iran Eskekusi Mati Pria yang Dianggap Mata-mata Israel dan AS
Detik.com · 23 Agustus 2026 pukul 15.30
Trump: Negosiasi Iran Terhambat karena Banyak Pemimpinnya Tewas
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 11.44