Program JKN Jadi Penopang Harapan Herna di Balik Rutinitas Cuci Darah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Herna Sumiratna (41), seorang ibu rumah tangga dari Singaparna, Tasikmalaya, harus menjalani hemodialisis rutin setiap Selasa dan Jumat di RSUD KHZ Mustafa akibat gagal ginjal kronis yang disebabkan oleh hipertensi yang tidak terkontrol selama tiga tahun terakhir. Sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK), Herna tidak perlu khawatir akan biaya pengobatan. "Diagnosis gagal ginjal kronis membuat saya kaget dan terpukul," ujarnya. Dengan dukungan JKN, Herna merasa lebih tenang dan fokus menjalani terapi, sementara pelayanan dokter dan perawat di rumah sakit selalu memberikan semangat. Baginya, JKN bukan hanya melindungi dirinya, tetapi juga keluarganya. "Berkat JKN, perlindungan kesehatan kami terjamin dan tidak perlu khawatir akan biaya," katanya. Herna menyampaikan apresiasi kepada BPJS Kesehatan dan RSUD KHZ Mustafa, serta berharap program ini terus bertahan agar lebih banyak masyarakat merasakan manfaatnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 11.05
Viral Pasien Dihina Curhat Tunggu 8 Jam di RS, Ini Kata BPJS Kesehatan
Liputan6.com · 5 Agustus 2026 pukul 14.46
Pasien Meninggal Usai Tunggu Kamar 8 Jam, BPJS Beberkan Aturan Rawat Inap
SINDOnews · 4 Agustus 2026 pukul 14.52
NADI JKN, Solusi Menjaga Keaktifan Peserta JKN
SINDOnews · 4 Agustus 2026 pukul 10.57
25.219 Warga Puncak Belum Terlindungi JKN Aktif, Legislator Perindo Perjuangkan Perlindungan Jaminan Kesehatan
Berita terkait
Lewat Fun Walk, BPJS Kesehatan Perkuat Edukasi Program JKN
Detik.com · 27 September 2026 pukul 18.35
hafiz humas: Tulungagung, Salah Satu Lokasi Uji Coba KRIS
kumparan · 25 September 2026 pukul 16.26
Tulungagung, Salah Satu Lokasi Uji Coba KRIS
kumparan · 25 September 2026 pukul 16.26
Komitmen BPJS Hadirkan Layanan JKN yang Komunikatifar
JawaPos · 23 September 2026 pukul 21.00