Rieke PDIP Usul DPR Bentuk Pansus Bahas Kewarganegaraan Ganda Terbatas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rieke Diah Pitaloka, anggota Komisi XIII DPR dari Fraksi PDIP, menyambut usulan Presiden Prabowo Subianto terkait kewarganegaraan ganda terbatas untuk memanggil pulang ilmuwan, diaspora, dan atlet Indonesia. Namun, ia menegaskan bahwa kebijakan ini harus dibahas melalui panitia khusus (pansus) agar selaras dengan konstitusi dan tidak menimbulkan celah hukum atau diskriminasi sosial. Rieke mendesak DPR merespons dengan cermat dan nasionalis.
Rieke mengusulkan pembentukan pansus gabungan lintas komisi, melibatkan Komisi XIII (Hukum & HAM), Komisi I (Pertahanan & Keamanan), dan Komisi X (Riset dan Olahraga). Ia menjelaskan bahwa masalah kewarganegaraan bukan sekadar administrasi hukum, tetapi juga berkaitan dengan pertahanan geopolitik, loyalitas ideologis, dan ekosistem riset nasional. Pembahasan lintas komisi diperlukan untuk menghindari ego sektoral dan menghasilkan produk hukum yang holistik.
Langkah ini bertujuan menyempurnakan RUU Dwi Kewarganegaraan Terbatas guna mendukung kompetisi global tanpa mengorbankan kepentingan negara. DPR diharapkan memulai pembahasan dengan segera setelah RUU inisiatif pemerintah ini diajukan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 12.33
Paripurna DPR Setujui 11 Calon Hakim Agung dan 3 Hakim Ad Hoc MA
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 12.04
DPR Setujui 11 Calon Hakim Agung Terpilih, Ini Daftarnya
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 03.00
DPR Rapat Bahas Pansus RUU Pemilu Pekan Depan
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 15.48
Paripurna DPR Tetapkan Nuzran Joher Sebagai Ketua Ombudsman
Berita terkait
Alasan Rieke Dampingi Herawati Mantan ART Erin Lapor Polisi
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 13.04
Mantan Istri Andre Taulany Laporkan Rieke Diah Pitaloka: Sangat Mengganggu...
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 06.30
RUU Perampasan Aset Siap Diketok, Sahroni Prediksi Ribut Lagi Usai Disahkan
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 07.00
Juniver Girsang Harap RUU Perampasan Aset Tak Jadi Alat Habisi Lawan Politik
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 11.59