Jakarta · Sabtu, 29 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Risiko Banjir Susulan, Komisi I DPR Minta Kemlu Siapkan Evakuasi WNI di Nepal

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono meminta Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI untuk mempersiapkan proses evakuasi WNI di Nepal, mengingat risiko banjir susulan pasca bencana banjir bandang dahsyat. Langkah evakuasi hanya akan dilaksanakan jika hasil asesmen otoritas Nepal dan perwakilan RI menunjukkan adanya wilayah berisiko tinggi. Dave menekankan pentingnya keselamatan WNI dan memantau kondisi terkini melalui perwakilan RI di lapangan, termasuk melakukan pendataan terhadap WNI di wilayah terdampak maupun berpotensi terkena dampak. Menurut Kemlu, belum ada laporan resmi WNI yang terdampak, namun pemantauan tetap dilanjutkan secara berkala. Situasi di Nepal masih dinilai berkembang, sehingga kewaspadaan warga dan respons pemerintah harus tetap ditingkatkan. Otoritas Nepal dan China telah merilis peringatan risiko banjir susulan akibat danau yang terbentuk akibat tanah longsor, berpotensi jebol dan meluapkan air ke wilayah yang sudah rentan. Operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung, dengan lebih dari 1.400 orang dinyatakan hilang setelah banjir bandang melanda perbatasan Nepal-Tibet pada 26 Agustus 2026. Bencana ini disebabkan oleh runtuhnya gletser yang menyebabkan aliran lumpur, bebatuan, dan es mendesakkan sistem sungai Himalaya. Perubahan iklim dinilai mempercepat pencairan gletser, meningkatkan risiko bencana serupa di masa depan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait