Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Selat Hormuz Terus Ditutup Jika AS Tak Penuhi Syarat-syarat Iran

Pemerintah Iran menegaskan bahwa Selat Hormuz akan tetap ditutup sampai Amerika Serikat (AS) mengubah kebijakannya dan menerima syarat-syarat Iran untuk mengakhiri konflik. Pernyataan ini disampaikan oleh Sekretaris Dewan Keamangan Nasional Tertinggi Iran, Mohsen Rezaei, yang baru dilantik. Rezaei menyatakan bahwa kesepakatan dengan Oman mengenai transit melalui Selat Hormuz tidak akan membuka kembali rute tersebut jika AS tidak memenuhi komitmennya dalam nota kesepahaman Juni lalu. Iran menuntut AS menghentikan perang di seluruh wilayah, termasuk di Lebanon dan Gaza, serta membuka kembali aset yang dibekukan. Penasihat Khamenei, Mohammad Mokhber, juga memastikan bahwa sanksi akan terus diterapkan hingga syarat Iran terpenuhi. Sementara itu, Presiden AS Donald Trump menuntut kompensasi dari Iran atas kerusakan selama 50 tahun terakhir dan menyebut Teheran sebagai negosiator yang licik. Washington belum memberikan respons langsung terhadap pernyataan terbaru Iran.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait