Soal Dugaan Keterlibatan 2 Dirjen ATR/BPN yang Ruangannya Digeledah, KPK: Tunggu Perkembangan Penyidikan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KPK menggeledah tiga ruangan Direktur Jenderal di Kementerian ATR/BPN pada 17 September 2026 terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi pengurusan HGB di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Penggeledahan dilakukan pada ruangan Dirjen PPTR Lampri yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, serta dua Dirjen lain: Dirjen SPPR Virgo Eresta Jaya dan Dirjen PHPT Asnaedi. KPK mencari alat bukti tambahan setelah kasus naik dari tahap penyelidikan ke penyidikan. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan, keterlibatan dua dirjen yang ruangannya digeledah masih menunggu perkembangan penyidikan. KPK juga menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam konstruksi kasus ini. Penggeledahan ini berbeda dengan operasi Polda Metro terkait kasus serupa di Kantor BPN Kabupaten Bogor.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 13.01
KPK Ungkap Alasan Geledah 3 Ruang Dirjen Kementerian ATR/BPN
Detik.com · 22 September 2026 pukul 08.46
KPK Maraton Geledah: Dari Kantor Dirjen ATR/BPN ke Summarecon Bogor
Detik.com · 21 September 2026 pukul 18.57
Operasi Senyap Orang Dekat Nusron
Detik.com · 21 September 2026 pukul 15.16
Kata KPK soal Aliran Dana Ratusan Miliar di Kasus ATR/BPN
Berita terkait
Usai Kantor Summarecon, KPK Geledah Rumah Tersangka Kasus Suap ATR/BPN
Liputan6.com · 18 September 2026 pukul 20.12
Rumah Nusron Wahid Luput dari Penggeledahan KPK, Ini Penjelasannya
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 19.41
Nusron Wahid Kesal Ditanya Kasus ATR/BPN: Aku Mau Pulang
CNN Indonesia · 21 September 2026 pukul 13.54
Kantor Summarecon di Bogor Digeledah KPK Terkait Kasus Suap HGB BPN
CNN Indonesia · 21 September 2026 pukul 13.23