Kata KPK soal Aliran Dana Ratusan Miliar di Kasus ATR/BPN
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KPK menyita uang senilai Rp 106,3 miliar dari kasus suap pembukaan blokir Hak Guna Bangunan (HBG) Summarecon di Bogor. Uang tersebut ditemukan dari hasil operasi tangkap tangan (OTT) pada rumah tersangka Lampri, Dirjen ATR/BPN. Meskipun KPK menemukan bukti chat dan dokumen elektronik terkait aliran uang, hingga kini belum ada penjelasan pasti ke mana uang tersebut mengalir atau peran Lampri sebagai penerima atau pemberi. Delapan tersangka telah ditetapkan KPK dalam kasus ini, termasuk Lampri, pejabat kabupaten Bogor, Dirut Summarecon, dan beberapa pihak swasta yang diduga orang kepercayaan Menteri ATR/BPN.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 21 September 2026 pukul 13.23
Kantor Summarecon di Bogor Digeledah KPK Terkait Kasus Suap HGB BPN
CNN Indonesia · 21 September 2026 pukul 18.45
KPK Periksa Gus Arif dan Fahd A Rafiq Terkait Kasus HGB Summarecon
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 17.38
Kasus Suap HGB Kementerian ATR: KPK Geledah Kantor Summarecon di Bogor
Liputan6.com · 21 September 2026 pukul 17.16
Usut Suap HGB Summarecon, KPK Kantongi Petunjuk Aliran Uang Dirjen BPN
Berita terkait
Kian Terang Perkara Suap Usai KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN
Detik.com · 20 September 2026 pukul 06.17
KPK Temukan Bukti Dugaan Aliran Dana Suap Saat Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN
Detik.com · 19 September 2026 pukul 09.36
Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN, KPK Amankan Bukti Aliran Suap Summarecon
JawaPos · 19 September 2026 pukul 09.15
KPK Geledah Rumah Lampri, Dirjen PPTR Kementerian ATR/BPN, di Bekasi
kumparan · 18 September 2026 pukul 18.58