Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Spanyol Kerahkan Militer ke Ceuta Atasi Krisis Migran

Spanyol mengerahkan pasukan militer ke kota otonom Ceuta di Afrika Utara untuk mengatasi krisis migran yang meningkat drastis. Ribuan migran dari Maroko berupaya menyeberangi pagar perbatasan dan berenang menuju Ceuta, menyebabkan sembilan orang tewas dalam kerumunan. Otoritas setempat menyebut situasi ini sebagai keadaan darurat kemanusiaan dan meminta pemerintah pusat menyatakan status darurat nasional.

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez merespons dengan mengirim personel angkatan bersenjata untuk memperkuat Garda Sipil di perbatasan. Kementerian Dalam Negeri Spanyol menegaskan kerja sama dengan Maroko untuk mengendalikan krisis dan memulangkan migran yang masuk secara ilegal. Situasi ini mirip dengan insiden serupa pada Mei 2021, di mana ribuan orang memasuki Ceuta dalam waktu singkat.

Krisis terjadi setelah Mahkamah Agung Spanyol memutuskan bahwa migran laut tidak dapat langsung dipulangkan, serta adanya kebijakan amnesti yang memicu kritik internasional, termasuk dari Menteri Luar Negeri Italia. Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Spanyol berencana meninjau situasi di Ceuta untuk evaluasi lebih lanjut.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait