Tanggapan Wamen ATR Usai Sejumlah Pejabat Pertanahan Kena OTT KPK
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9349000/original/022473200_1789466160-IMG_0953.jpg)
Wakil Menteri ATR/Ossy Dermawan menyatakan pihaknya menghormati proses hukum KPK terhadap sejumlah pejabat pertanahan yang ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT). Ia menegaskan belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum sehingga Kementerian ATR/BPN menunggu hasil investigasi lebih lanjut. Ossy memastikan pelayanan di Kantor Pertanahan Bogor dan Kota Tangerang masih berjalan normal. Ia juga menyatakan belum memutuskan langkah penggantian pejabat yang ditangkap karena proses hukum masih berlangsung.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 17.59
KPK Tetapkan 8 Tersangka di Kasus HGB Summarecon
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 17.33
OTT KPK Tangkap Dirjen Kementerian ATR/BPN, Wamen Ossy Buka Suara
kumparan · 15 September 2026 pukul 16.36
Wamen ATR/BPN soal OTT KPK: Hormati Proses Hukum, Akan Bersikap Kooperatif
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 16.21
Sudah Ada Tersangka dari OTT ATR/BPN, KPK Segera Umumkan
Berita terkait
Wamen ATR/BPN soal OTT KPK: Tidak Perlu Kita Buat Spekulasi
Detik.com · 15 September 2026 pukul 16.01
KPK Tangkap Pejabat BPN Bogor, Kementerian ATR/BPN Lakukan Evaluasi Internal
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 15.58
KPK Ungkap Alasan Tangkap Fahd Arafiq dalam OTT ATR BPN
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 15.47
KPK Naikkan Status OTT BPN ke Penyidikan, Sudah Tetapkan Tersangka
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 15.44