Trump Sanksi Ekonomi Iran, Menlu Araghchi: Pengalihan Krisis AS, hanya akan Berujung Kekalahan Lanjutan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyambut proyeksi Donald Trump untuk menjatuhkan sanksi ekonomi sebagai upaya 'pengalihan isu' dari krisis domestik Amerika Serikat. Ia menyebut utang federal AS mencapai 40 triliun dolar, dengan biaya bunga beralih lebih dari 50% dibandingkan anggaran kesejahteraan anak dan melampaui anggaran pertahanan. Araghchi menyatakan kebijakan yang gagal hanya akan memicu kekalahan lebih lanjut serta menambah ketegangan ekonomi global. Harga minyak tetap tinggi sejak perang AS-Israel melawan Iran pada Februari, menimbulkan kekhawatiran krisis pasokan energi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 15.37
Iran Murka, Negara Teluk Diperingatkan Tak Boleh Bantu Militer AS
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 13.30
Presiden AS Donald Trump Umumkan Perang Ekonomi Total Lawan Iran
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 13.00
Iran Buat Taktik Baru Lawan AS, Sebut Strategi Mematikan-Agresi Taktis
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 03.30
80% Kapal Pilih Jalur Oman, Apakah Iran Sudah Kehilangan Kendali di Selat Hormuz?
Berita terkait
Presiden Trump Umumkan Operasi Ekonomi Terhadap Iran
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 07.00
Donald Trump Umumkan “D-Day Ekonomi” Terhadap Iran: Sanksi Paling Menghancurkan dalam Sejarah
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 14.00
Pasukan AS Diam-diam Kawal Kapal Tanker Minyak Lintasi Selat Hormuz
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 11.12
Trump Tunda Pemberlakuan Tarif 50 Persen Produk Kanada
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 09.59