Trump Sanksi Ekonomi Iran, Menlu Araghchi: Pengalihan Krisis AS, hanya akan Berujung Kekalahan Lanjutan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyambut proyeksi Donald Trump untuk menjatuhkan sanksi ekonomi sebagai upaya 'pengalihan isu' dari krisis domestik Amerika Serikat. Ia menyebut utang federal AS mencapai 40 triliun dolar, dengan biaya bunga beralih lebih dari 50% dibandingkan anggaran kesejahteraan anak dan melampaui anggaran pertahanan. Araghchi menyatakan kebijakan yang gagal hanya akan memicu kekalahan lebih lanjut serta menambah ketegangan ekonomi global. Harga minyak tetap tinggi sejak perang AS-Israel melawan Iran pada Februari, menimbulkan kekhawatiran krisis pasokan energi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 13.32
Iran Sebut Perang Ekonomi AS Resep Kembali ke Kolonialisme
ANTARA News · 22 Agustus 2026 pukul 12.26
Iran sebut sanksi ekonomi baru AS pasti gagal
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 19.51
Presiden Iran: Kita di Posisi Kuat dan Bermartabat Akhiri Perang dengan AS
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 18.26
Iran: Sanksi Baru AS adalah Terorisme Ekonomi, Kejahatan terhadap Kemanusiaan
Berita terkait
Presiden Trump Memperkirakan Perang Iran akan Berakhir Setelah Pemilihan AS
VOI · 10 September 2026 pukul 11.00
Trump: Negosiasi Iran Terhambat karena Banyak Pemimpinnya Tewas
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 11.44
Presiden Trump Umumkan Operasi Ekonomi Terhadap Iran
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 07.00
Terungkap! Ini Alasan Utama Presiden Iran Pezeshkian Masih Enggan Bertemu Donald Trump!
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 07.28