UEA Tangguhkan Transaksi Perdagangan-Keuangan dengan Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Uni Emirat Arab (UEA) menangguhkan seluruh transaksi perdagangan dan keuangan dengan Iran hingga pemberitahuan lebih lanjut. Penghentian ini disebabkan eskalasi ketegangan regional yang dianggap mengancam perdamaian dan keamanan kawasan. Pernyataan juru bicara Kementerian Luar Negeri UEA, Afra Al Hameli, disampaikan setelah dua rudal balistik dilaporkan jatuh ke laut di dekat jalur pelayaran, yang diklaim UEA sebagai sasaran ancaman dari Iran. Iran membantah melakukan penembakan tersebut.
UEA merupakan mitra dagang terbesar Iran setelah China, dan perdagangan keduanya tetap tumbuh meski sanksi AS semakin ketat. Pekan sebelumnya, kapal-kapal milik perusahaan minyak negara UEA menjadi sasaran serangan Iran di Selat Hormuz. UEA menjadi sasaran paling sering diserang di antara sekutu AS, termasuk Israel, sejak konflik membesar pada Februari 2026.
Konteks konflik ini berkembang setelah serangan AS dan Israel terhadap Iran pada Februari 2026. Iran merespons dengan serangkaian serangan rudal dan drone ke wilayah sekutu AS di kawasan tersebut. UEA, sebagai salah satu pangkalan utama AS di Timur Tengah, menjadi sasaran utama serangan ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 12.16
Trump Ancam Sanksi Ekonomi Berat bagi Negara yang Bantu Iran
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 20.27
AS Dianggap Kehilangan Kredibilitas, Sanksi Terberat pada Iran Tak akan Berhasil
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 19.51
Presiden Iran: Kita di Posisi Kuat dan Bermartabat Akhiri Perang dengan AS
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 19.31
China Tak akan Tunduk pada Tekanan AS untuk Berhenti Beli Minyak Iran
Berita terkait
China Bela Iran, tapi Hubungan dengan AS Lebih Penting?
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 12.40
Perdagangan Iran Turun hingga 35 Persen, Mojtaba Khamenei Minta Peran Dolar AS Dikurangi
VOI · 30 Agustus 2026 pukul 12.15
"Duri dalam Daging" AS Taklukkan Iran: China
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 18.55
Trump Mau "Tembak" 5 Negara Ini Buat Hancurkan Iran, Ada RI?
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 19.40