Urai Masalah Ekspor Mineral Imbas Kandungan LTJ, Begini Sikap ESDM
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Indonesia berkoordinasi dengan instansi lain untuk mengatasi hambatan ekspor mineral akibat kandungan logam tanah jarang (LTJ) sebagai mineral ikutan. Pengiriman nickel pig iron (NPI) terkendala karena pengujian tambahan untuk LTJ. Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menyatakan pemerintah mendorong pengolahan LTJ di dalam negeri untuk mendukung industri berteknologi tinggi, dengan Badan Mineral Indonesia ditugaskan. Regulasi tata niaga LTJ sedang dikaji.
Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman menekankan perlunya pedoman batas maksimal kandungan LTJ karena belum ada aturan pasti, menyebabkan perbedaan penafsiran antara pelaku usaha dan aparat penegak hukum. Hal ini mengganggu ekspor dan berdampak pada masyarakat. Koordinasi lintas instansi dilakukan untuk menyusun pedoman kepastian hukum melibatkan kementerian teknis, aparat penegak hukum, dan pelaku usaha.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 28 Juli 2026 pukul 10.40
Ekspor Mineral Mandek Gegara Pemeriksaan Logam Tanah Jarang, KSP Turun Tangan
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 13.17
RI Punya Cadangan Logam Tanah Jarang 350 Ribu Ton, Tata Kelola Ekspor Disiapkan
Berita terkait
Hambatan Ekspor Mineral Tuntas, 100 Lebih Kapal Kembali Beroperasi
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 20.50
Tok! Pemerintah Sudah Buka Lagi Keran Ekspor Mineral Nikel Cs
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 10.30
Ekspor Nikel-Timah Cs Disetop Gegara LTJ, Ini Permintaan DPR
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 10.50
Ekspor Nikel-Timah Cs Tersandera LTJ, BKPM-ESDM dan KSP Buka Suara
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 09.50