Viral Nakes Nirempati ke Pasien BPJS, Pramono Langsung Minta Dinkes Bertindak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317472/original/091873000_1786014229-IMG_3312.jpg)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) memberikan peringatan kepada tenaga kesehatan yang mencibir atau merendahkan pasien pengguna BPJS Kesehatan. Tindakan ini diambil setelah ramainya dugaan komentar tidak empatik dari akun yang diduga milik nakes di media sosial terkait penolakan pelayanan. Pramono menyatakan semua pasien BPJS memiliki hak yang sama untuk pelayanan kesehatan, dilindungi undang-undang. Jakarta memiliki 31 rumah sakit, 44 puskesmas, dan 292 pembantu puskesmas dengan puluhan ribu tenaga kesehatan. Kasus ini mencuat setelah keluhan pasien di akun X @yurizaltrich tentang tidak mendapatkan ruang perawatan selama 8 jam, diikuti komentar tidak empatik dari nakes. Pemprov DKI meminta Dinkes segera meneliti dan mengambil tindakan terhadap pelaku.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 14.29
RSA UGM Panggil Perawat yang Diduga Ikut Cibir Pasien BPJS
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 06.48
Ramai-Ramai Kecam Dokter dan Nakes Cibir Pasien BPJS di Medsos
CNN Indonesia · 8 Agustus 2026 pukul 07.25
Pemprov Jabar Buka Suara soal Yurizal Warga Bogor Dicibir Banyak Nakes
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 21.21
RS Pusri Ambil Sikap Tegas, Dokter Mitra Dihentikan Setelah Komentar Soal Pasien BPJS Viral
Berita terkait
Psikolog Ungkap Perilaku di Media Sosial Mencerminkan Karakter Seseorang
JPNN.com · 9 Agustus 2026 pukul 17.06
Nakes Hina Pengguna BPJS, Komisi IX: Pasien Butuh Pertolongan, Bukan Perundungan
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 15.53
Nasib Dokter PPDS UGM yang Berkomentar Nirempati Terhadap Pasien BPJS
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 15.35
Rekomendasi RSA UGM ke Nakes Cibir Pasien BPJS: Sanksi Berat
CNN Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 14.56