Wamen ATR/BPN Bakal Evaluasi Semua Kantor usai OTT KPK, Pelayanan Tetap Jalan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Dermawan memastikan pelayanan publik tetap berjalan normal meski terjadi Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK. Pengecekan langsung telah dilakukan di Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor dan Kota Tangerang untuk menjamin prosedur tetap berjalan sesuai aturan tanpa terganggu proses hukum yang sedang berlangsung.
Kementerian ATR/BPN akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap struktur dan kinerja seluruh kantor pertanahan guna mengidentifikasi sumber masalah dan mencari solusi perbaikan. Langkah ini diambil menyusul OTT KPK di wilayah Jabodetabek terkait dugaan korupsi pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di Kabupaten Bogor.
Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan 17 orang, termasuk Dirjen PPTR Lampri, Kepala Kantah Bogor I Sontang, dan Kepala Kantah Tangerang Tardi. KPK juga menyita uang tunai rupiah dan valuta asing dalam puluhan koper dan boks dengan nilai diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 19.00
Wamen ATR Buka Suara soal OTT KPK: Kami Hormati Proses Hukum
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 18.37
KPK Tahan Fahd Arafiq hingga Eks Bupati Kebumen dalam Kasus HGB
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 18.13
Wamen ATR/BPN Buka Suara Usai Anak Buah Dicokok KPK
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 17.33
OTT KPK Tangkap Dirjen Kementerian ATR/BPN, Wamen Ossy Buka Suara
Berita terkait
Wamen ATR/BPN soal OTT KPK: Tidak Perlu Kita Buat Spekulasi
Detik.com · 15 September 2026 pukul 16.01
KPK Tangkap Pejabat BPN Bogor, Kementerian ATR/BPN Lakukan Evaluasi Internal
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 15.58
KPK Benarkan Presdir Summarecon Adrianto Pitojo Adhi Turut Terjaring OTT ATR/BPN
JawaPos · 15 September 2026 pukul 11.45
Yang Sudah Diketahui soal OTT KPK di Lingkungan ATR/BPN
kumparan · 15 September 2026 pukul 08.30