Zelensky Pecat Wakil Kepala Kantor Kepresidenan Ukraina karena Korupsi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah memecat Iryna Mudra, Wakil Kepala Kantor Kepresidenan, setelah Biro Anti-Korupsi Nasional (NABU) menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus pencucian uang. Rumah Mudra digerebek sebagai bagian dari penyelidikan antikorupsi atas dugaan skema pencucian uang.
NABU dan Kantor Kejaksaan Khusus Anti-Korupsi (SAPO) menargetkan organisasi kriminal yang dipimpin oleh anggota parlemen saat ini dan mantan anggota parlemen, melibatkan pejabat senior dari kantor Zelensky. Kelompok tersebut diduga terlibat skema pencucian uang sebesar 150 juta hryvnia (USD 3,3 juta) melalui rekening perusahaan cangkang untuk membiayai jaminan bagi terdakwa dalam Operasi Midas.
Operasi Midas adalah penyelidikan besar yang membongkar skema suap dan pencucian uang sekitar USD 100 juta di sektor energi, khususnya perusahaan nuklir negara Energoatom. Skandal ini menyeret pejabat tinggi termasuk mantan Menteri Energi German Galushchenko yang ditangkap saat mencoba kabur ke luar negeri. Sumber mengidentifikasi Mudra, anggota parlemen Vadym Stolar, dan mantan anggota parlemen Maxim Mikitas sebagai tersangka, beserta pejabat Kementerian Kehakiman dan perwakilan Sense Bank. Pemecatan terjadi sehari setelah menteri pertahanan Mykhailo Fedorov menuntut pemilihan umum. Zelensky tidak menjadi target penyelidikan ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 08.50
Kasus Korupsi Kian Terang, Gugatan Febrie Buka Tabir Pencucian Uang
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 00.30
Polri Tegaskan Penetapan Febrie Tersangka Usai Kantongi 2 Alat Bukti
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 17.07
Tim Febrie Adriansyah Heran Surat Penyitaan Rumah Sentul Terbit Sebelum Surat Penyidikan
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 10.39
Jawab Praperadilan Febrie, Polri Tegaskan Kantongi Lebih dari 2 Alat Bukti
Berita terkait
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Disidang Rabu 7 Oktober Pekan Depan
CNN Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 09.54
Rusia Tangkap Jenderal Seniornya di Tengah Perang Melawan Ukraina, Ada Apa?
SINDOnews · 2 Oktober 2026 pukul 09.03
Dipanggil Kortas Tipidkor, Bupati Gowa Husniah Mengaku Siap Hadir
CNN Indonesia · 30 September 2026 pukul 07.06
Teman Eks Presiden Akui Cuci Uang, Rp 3,2 Triliun Disita
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 17.00