Jakarta · Jumat, 2 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Airlangga: Ekonomi Tetap Tangguh, Inflasi Terjaga, Manufaktur Ekspansi

Indikator ekonomi Indonesia pada September 2026 menunjukkan perkembangan positif. Inflasi tahunan mencapai 3,28%, masih dalam rentang sasaran 2,5% ±1%. Inflasi inti 2,84%, inflasi pemerintah 3,25%. Tekanan pada kelompok volatile food sebesar 5,03% yoy akibat cuaca ekstrem dan bencana alam. Pemerintah melaksanakan PKH tahap III, bantuan beras 10 kg/bulan, dan percepatan penyaluran SPHP. Kebijakan bea masuk 0% untuk LPG industri dan suku cadang pesawat juga diterapkan. Neraca perdagangan Agustus 2026 surplus US$3,55 miliar, kumulatif Januari-Agustus US$7,25 miliar. Surplus nonmigas US$6,09 miliar, defisit migas US$2,54 miliar. Ekspor besi dan baja US$19,18 miliar, CPO US$17,75 miliar, batu bara US$16,58 miliar. PMI manufaktur September 2026 naik menjadi 52,4 dari 49,8, masuk zona ekspansi. Pertumbuhan ekspor nonmigas dan pemulihan aktivitas manufaktur mendukung ekonomi tetap tangguh.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait