Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Alarm dari Kadin! Ekspor Nikel RI Terancam Hilang 5 Juta Ton

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengungkap bahwa pemangkasan kuota produksi nikel dalam RKAB 2026 menjadi 260‑270 juta ton dapat menurunkan ekspor nikel sebesar 3,5‑5 juta ton, setara 0,3‑0,5 % total. Widiyanto Saputro, Wakil Ketua Umum Bidang Keanggotaan Kadin, menegaskan proyeksi ini sudah disampaikan dalam Strategic Response Meeting (SRM) Kadin dan kini terwujud, menimbulkan kekhawatiran bagi pelaku usaha pertambangan.

Kadin menuntut pemerintah memberikan kepastian tata kelola RKAB agar investasi dan operasional dapat berjalan stabil. Sementara Kementerian ESDM mengonfirmasi target produksi batu bara dipangkas menjadi sekitar 600 juta ton, dan produksi nikel disesuaikan dengan kapasitas smelter pada kisaran 250‑260 juta ton, menyesuaikan kebijakan baru.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait