Jakarta · Senin, 5 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Anggaran Kemenko Hilirisasi yang Dipimpin Bahlil Diambil dari Kementerian ESDM

Anggaran operasional Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi yang dipimpin Bahlil Lahadalia berasal dari Kementerian ESDM, sebagaimana diungkap Menteri Keuangan Suahasil Nazara. Pemerintah masih menyusun struktur anggaran dan tata kelola kementerian baru ini. Bahlil, yang tetap menjabat sebagai Menteri ESDM, ditunjuk Presiden Prabowo untuk memimpin kementerian koordinator tersebut. Tujuannya adalah meningkatkan nilai tambah sumber daya alam serta memperkuat ketahanan dan kemandirian energi nasional. Direktur INDEF GTI, Imaduddin Abdullah, menilai kementerian baru perlu menetapkan target jelas untuk mempercepat transisi energi dan hilirisasi, termasuk program PLTS 100 GWp. Program ini membutuhkan penyelarasan kebijakan, infrastruktur, dan investasi. Imaduddin menekankan pentingnya penyederhanaan birokrasi melalui konsep Kawasan Energi Terbarukan (REZs). Sementara itu, Associate Principal Energy Shift Institute, Ahmad Zuhdi Dwi Kusuma, menyatakan keberhasilan Kemenko baru sangat tergantung pada penyelarasan antara perizinan, energi, dan akses pasar. Ukuran keberhasilannya dinilai dari jumlah proyek energi bersih yang beroperasi serta penurunan emisi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait