Jakarta · Sabtu, 3 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

INDEF Soroti Tantangan Kemenko Hilirisasi dan Energi: Kejar Target PLTS 100 GW

Pemerintah membentuk Kementerian Koordinator Hilirisasi dan Energi pada 1 Oktober 2026 untuk mempercepat transisi energi dan hilirisasi yang selama ini terkendala tumpang tindih regulasi. Direktur INDEF Green Transition Initiative, Imaduddin Abdullah, menyatakan kementerian ini menjadi peluang besar untuk mencapai target pengembangan PLTS sebesar 100 GWp. Pengembangan PLTS ini membutuhkan penyelarasan kebijakan industri, perencanaan energi, tata ruang, infrastruktur, dan investasi. Berdasarkan kajian INDEF GTI, potensi listrik bersih di 8 kawasan prioritas mencapai 24-31 TWh per tahun, setara dengan 8-13 GW atau 8-13% dari target nasional. Namun, realisasi masih terhambat oleh kesiapan jaringan listrik, ketersediaan lahan, dan skema pembiayaan. Kementerian baru yang dipimpin Bahlil Lahadalia harus memiliki target, tenggat waktu, serta mekanisme koordinasi yang jelas. INDEF GTI mendorong penerapan Renewable Energy Zones (REZs) untuk menyederhanakan birokrasi. Tantangan lain meliputi perizinan, infrastruktur energi, dan kesiapan teknologi pada industri mineral kritis.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait