Bahlil Pegang Kendali Hilirisasi dan Transisi Energi, Pengamat Beri Catatan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pengamat UGM Fahmy Radhi menyoroti pemerintah menempatkan hilirisasi dan transisi energi di bawah koordinasi Men ESDM Bahlil Lahadalia. Ia sepakat penggabungan agenda tepat karena sektor terkait berkaitan erat dengan kewenangan ESDM. Namun, Fahmy hadirkan catatan atas posisi Bahlil sebagai Menko yang sekaligus Men ESDM, berpotensi mengkoordinasikan dirinya sendiri. Ia apresiasi tinggi tawaran Prabowo sebagai program prioritas, menyoroti program seperti B50, E10, PLTS 100 GWp, dan Blok Masela. Namun, ia ingatkan keberhasilan tidak hanya dari proyek, tetapi kesiapan teknologi, kapasitas industri, dan dampak ekonomi. Terkait B50, ia katakan masih butuh dukungan pengolahan minyak sawit. Ia juga menyimpan bahwa impor solar turun namun impor minyak mentah tetap naik, sehingga klaim penghentian impor perlu ditinjau luas. Harapannya, agenda dijalankan dengan strategi terukur untuk manfaat nyata.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 3 Oktober 2026 pukul 20.00
INDEF Soroti Tantangan Kemenko Hilirisasi dan Energi: Kejar Target PLTS 100 GW
CNN Indonesia · 3 Oktober 2026 pukul 15.40
INDEF Sambut Kemenko Baru di Bawah Bahlil, Percepat Transisi Energi
JPNN.com · 3 Oktober 2026 pukul 17.57
Jawab Kritik Rangkap Jabatan Bahlil, ARF: Justru Perjelas Rantai Koordinasi
JawaPos · 3 Oktober 2026 pukul 16.30
Kemenko Hilirisasi Dibentuk, INDEF GTI: Perbaiki Strategi Hilirisasi Energi
Berita terkait
Bahlil Diangkat Jadi Menko, Geo Dipa Punya Harapan Baru Percepat Transisi Energi
Liputan6.com · 2 Oktober 2026 pukul 15.00
Bahlil & Sarmuji: Hilirisasi dan Transisi Energi Menuju Negara Industri
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 10.12
Reshuffle Kabinet, Ekonom Ungkap Tantangan Menko Hilirisasi dan Transisi Energi
Liputan6.com · 2 Oktober 2026 pukul 08.00
Alasan Prabowo Bentuk Jabatan Menko Hilirisasi dan Transisi Energi
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 22.10