Jakarta · Selasa, 25 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

AS Ditinggal Asia? Iran Mulai Merapat

Iran mulai meninjau kemungkinan bergabung dalam Pakta Makkah, kesepakatan pertahanan trilateral antara Arab Saudi, Turki, dan Pakistan yang ditandatangani pada 7 Agustus 2026. Pakta ini mengandung klausula pertahanan bersama yang menghubungkan agresi terhadap satu anggota sebagai serangan terhadap tiga negara tersebut. Di Iran, pakta ini dipandang sebagai indikasi penurunan ketergantungan negara Timur Tengah terhadap Amerika Serikat, menurut Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Iran, Mohsen Rezaei. Iran telah menerima undangan untuk bergabung namun belum memberikan tanggapan resmi.

India juga mencermati dampak Pakta Makkah karena keterlibatan Pakistan. Mantan Komisaris Tinggi India untuk Pakistan, Ajay Bisaria, menilai dampak geopolitik pakta tersebut masih terbatas dan tidak jauh berbeda dari pengaturan pertahanan Arab Saudi-Pakistan sebelumnya. Penilaian serupa disampaikan mantan anggota Sekretariat Dewan Keamanan Nasional India, Tara Kartha, yang menyatakan India tidak perlu melihat pakta sebagai ancaman langsung.

Beberapa pakar menilai pembentukan Pakta Makkah sebagai bagian dari upaya Arab Saudi melakukan diversifikasi kemitraan keamanan akibat ketidakpastian peran Amerika Serikat sebagai penjamin keamanan kawasan. India perlu memperkuat hubungan bilateral dengan Arab Saudi dalam bidang keamanan, intelijen, dan ekonomi untuk menjaga kepentingan strategis di kawasan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait