Asuransi Bintang Laporkan Dugaan Fraud, Duit Hilang Rp400 Juta/ Bulan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Asuransi Bintang Tbk (ASBI) mengungkapkan dugaan tindak penggelapan dana sebesar Rp400 juta per bulan selama minimal 2,5 tahun, yang diduga dilakukan oleh oknum divisi Human Resources (HR) melalui sistematisasi pembayaran gaji. Kasus ini melibatkan dugaan tindak pidana penggelapan uang dan pencucian uang (TPPU). ASBI melaporkan dugaan fraud ini kepada kepolisian pada 31 Agustus 2026 dengan nomor LP/3454/VIII/2026/SPKT/POLRES METRO JAKSEL/POLDA METRO JAYA, serta ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui sistem APOLLO. Tiga orang diduga pelaku dilaporkan dengan inisial JCM, HCP, dan SAA.
Meskipun kerugian signifikan, ASBI menyatakan kesehatan keuangan perusahaan per 31 Juli 2026 masih dalam kondisi baik. Rasio Risk Based Capital (RBC) mencapai 140,77%, Rasio Kecukupan Investasi 178,76%, dan Rasio Likuiditas 101,78%. Ekuitas perusahaan tercatat sekitar Rp403 miliar (unaudited PSAK 117), sementara Available Capital mencapai Rp371,8 miliar dengan Required Capital Rp177,9 miliar, sehingga New RBC Ratio mencapai 209%.
ASBI menyatakan kasus ini menunjukkan kerentanan Good Corporate Governance (GCG) ketika menghadapi kejahatan terstruktur. Untuk memulihkan kondisi, pemegang saham pengendali telah menyuntikkan dana talangan dan mempercepat pelepasan aset properti di Surabaya dan Jakarta. Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) akan digelar pada 30 September 2026 untuk mengganti pengurus dan menyetujui pelepasan aset.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 13.50
OJK Beri Izin Asuransi Kredit Indonesia dan Berkat Karunia Gadai
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 13.55
Pembiayaan Pindar Tembus Rp105 Triliun, Risiko Fraud Jadi Perhatian
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 13.34
12 Bank di RI Tutup dalam 8 Bulan!
Liputan6.com · 30 Agustus 2026 pukul 18.29
Penjaminan Polis Berlaku, Asuransi Tak Sehat Tak Bisa Ikut
Berita terkait
OJK Usul Kepemilikan Asing di Asuransi Naik Jadi 99%
Detik.com · 29 Agustus 2026 pukul 14.42
OCBC (NISP) Akuisisi dan Jadi Pengendali Asuransi Great Eastern Life
CNBC Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 15.30
Bos OJK Buka Suara Soal Iuran Penjaminan Polis Asuransi
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 13.35
Video: Manfaat AI Jadi Solusi Keuangan Nasabah-Perkuat Bisnis Asuransi
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 16.33