Bank Rusia Kehabisan Uang Tunai, Anggaran Perang Terancam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3949208/original/057842300_1646126265-AP22059389965805.jpg)
Bank-bank Rusia kehabisan likuiditas rubel untuk membeli obligasi pemerintah (OFZ), yang biasa digunakan menambal defisit anggaran. Eksekutif senior Sberbank, Taras Skvortsov, mengungkapkan bahwa penarikan uang tunai dari sistem perbankan mencapai sekitar 2 triliun rubel (setara US$ 25,2 miliar) sejak awal tahun 2026, memicu kelangkaan likuiditas. Bank kini hanya memiliki dana cukup untuk pinjaman nasabah, bukan untuk obligasi.
Anggaran Rusia mencatat defisit 5,7 triliun rubel (US$ 71,82 miliar) pada paruh pertama 2026, dengan belanja pertahanan melampaui target. Pengeluaran perang diperkirakan melebihi alokasi tahun ini sebesar 4-5 triliun rubel (US$ 50,4-63 miliar), memaksa Kementerian Keuangan mencari pinjaman tambahan 2-3 triliun rubel. Lelang obligasi dihentikan pada Juli setelah harga merosot, menyebabkan bank rugi sekitar 200 miliar rubel. Bank Sentral Rusia telah menyuntikkan likuiditas 2,3 triliun rubel ke sistem perbankan, meningkatkan total utang perbankan kepada Bank Sentral menjadi 6 triliun rubel.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 17.05
Purbaya Taruh Lagi Rp 70 Triliun di Bank
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 16.37
Bank BUMN Gendong Pertumbuhan Kredit Juni 2026
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 16.01
Suntik Dana Rp 400 T ke Perbankan, Purbaya: Kalau Kurang, Saya Tambah!
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 12.03
Alarm Berbunyi di Rusia, Bank-bank Mulai Krisis Uang Tunai!
Berita terkait
BI Telah Guyur Likuditas Rp461,2 Triliun ke Bank
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 14.29
OJK awasi bank yang punya "buffer" likuiditas relatif terbatas
ANTARA News · 21 September 2026 pukul 16.33
Kredit Bank Rp2.548 Triliun Belum Dipakai, OJK Ungkap Alasannya
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 12.58
BI Kembalikan Dana ke Perbankan Rp 440 T, Ini Alasannya
Detik.com · 14 September 2026 pukul 13.03