Jakarta · Kamis, 1 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Denny Indrayana Bicara soal Gibran, Politisi PSI: Seperti Orang Frustasi

Polemik terkait syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka yang mengajukan diri sebagai calon wakil presiden dalam Pilpres 2024 kembali memanas. Denny Indrayana, pakar hukum tata negara yang juga pemohon perkara di Mahkamah Konstitusi (MK), menyampaikan kritik terhadap kelayakan Gibran, menyatakan masih banyak figur lain yang lebih layak mengisi posisi wakil presiden. "Mencari yang lebih baik banyak, mencari yang lebih buruk agak sulit. Jadi kita punya harapan punya calon wakil presiden yang lebih baik, dengan segala hormat saya kepada Mas Gibran," ujar Denny dalam sebuah video. Ia juga menyoroti keanehan dalam riwayat pendidikan Gibran dan menilai pencalonan Gibran sebagai wali kota sekaligus calon wakil presiden sudah terlalu dipaksakan.

Kritik Denny pun mendapat respons dari politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dedy Nur Palakka. Dedy menilai cara Denny menyampaikan pandangannya mengenai Gibran terlalu emosional dan menggambarkan seseorang yang tengah frustasi. "@dennyindrayana menurut saya terpantau seperti orang frustasi, sepertinya dia ini perlu segera diperiksa sebelum dibiarkan masuk ke gedung terhormat seperti MK," tulis Dedy di akun X. Ia juga menyoroti gaya bicara Denny yang menurutnya hanya orang frustasi yang berbicara dengan cara tersebut.

Denny bersama sejumlah pemohon lainnya tengah mengajukan gugatan ke MK terkait ketidaksesuaian syarat pendidikan Gibran. Mereka meminta agar Gibran dinyatakan tidak memenuhi syarat dan tidak dapat bertarung sebagai calon wakil presiden. Kasus ini masih berlangsung dan menjadi sorotan publik terkait proses demokrasi dan kepastian hukum dalam pemilu.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait