Denny Indrayana Cerita Awal Mula Bongkar Syarat Pendidikan Gibran: Berawal dari Pesan WA
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Denny Indrayana, pengacara yang menggugat syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Mahkamah Konstitusi (MK), mengungkapkan asal-usul gugatannya berawal dari pesan WhatsApp. Seseorang mengarahkannya untuk menelusuri aturan KPU No. 19 Tahun 2023 terkait syarat pendidikan calon presiden dan wakil presiden. Setelah membaca aturan tersebut, Denny mengirimkan surat ke MK dari Australia, meminta Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman tidak mengikuti pemeriksaan karena potensi konflik kepentingan. Denny menemukan ketentuan yang menyederhanakan syarat pendidikan bagi calon yang menempuh pendidikan di luar negeri, termasuk mengecualikan bukti tamat SMA dan hanya menuntut bukti pendidikan tinggi. Temuan ini kemudian dibagikan melalui media sosial untuk membangun kesadaran publik sebelum dilanjutkan ke jalur hukum. Denny juga menggelar sayembara untuk mendesak perhatian publik terhadap isu ini, sekaligus memastikan pemahaman publik terbentuk sebelum gugatan resmi diajukan ke MK.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 12.40
MK Tolak Permintaan Denny Indrayana Dkk untuk Hadirkan Gibran di Sidang
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 07.01
Hakim MK Bawa-bawa Malaikat di Sidang Ijazah Gibran: Pak Hasyim Jadi Bintang
Detik.com · 30 September 2026 pukul 23.18
Bambang Widjojanto Minta MK Panggil Gibran di Sidang Pembuktian Besok
JawaPos · 30 September 2026 pukul 20.15
Denny Indrayana Minta Gibran Didiskualifikasi: Tidak Bisa Tunjukkan Ijazah SMA Sederajat
Berita terkait
Di Tengah Gugatan Denny Indrayana, Politisi PSI Sebut Gibran Masih Kandidat Kuat Masa Depan
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 08.30
Pendidikan Gibran Disebut Setara SMK, Denny Indrayana Bongkar Dokumen di Balik Pencalonan
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 17.44
Babak Baru Gugatan Gibran di MK, Dua Menteri Ikut Diseret dalam Sidang Pembuktian!
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 16.00
GMKR Desak MK Diskualifikasi Gibran, Syarat Pendidikan Jadi Sorotan
Warta Ekonomi · 27 September 2026 pukul 16.54